Peredaran Narkoba di Muna Kian Merajalela, Kinerja BNNK Disorot

Peredaran Narkoba di Muna Kian Merajalela, Kinerja BNNK Disorot. /Anra/AKURATNEWS
Peredaran Narkoba di Muna Kian Merajalela, Kinerja BNNK Disorot. /Anra/AKURATNEWS

AKURATNEWS - Peredaran narkoba di Kabupaten Muna dari tahun ke tahun kian "merajalela", penangkapan pelaku kasus narkoba oleh Satres Narkoba Polres Muna kerap kali terdengar. Kasus peredaran narkoba seakan bukan hal yang asing lagi di telinga masyarakat Muna.

Tahun 2021, Satres Narkoba Polres Muna diberi target oleh Mabes Polri sebanyak 13 kasus. Baru masuk September, Satuan yang dikomandoi Iptu Junaidi telah mengungkap 23 kasus dan berhasil menangkap 26 tersangka. Satres Narkoba Polres Muna melampaui target yang diberikan.

Mirisnya, pelaku yang diringkus bukan hanya pemain lama, namun peredaran barang haram tersebut sudah menyasar ibu rumah tangga (IRT), ASN bahkan parahnya anak usia sekolah tak luput dari penyebarannya.

Kondisi ini disayangkan oleh banyak pihak. Sorotan terhadap kinerja BNNK Muna pun dipertanyakan.

Ketua Gerakan Anti Narkotika (Granat) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Bariun menilai maraknya penangkapan sejumlah orang terkait kepemilikan narkoba jenis sabu menunjukan kinerja BNNK Muna gagal dalam melakukan pencegahan.

Sosialisasi dan edukasi yang dilaksanakan La Hasariy bersama anggotanya dianggap kurang efektif dan terkesan menghabiskan uang negara yang begitu besar sebab tidak dapat menyelesaikan persoalan.

"Ini juga menunjukan kinerja Kepala BNNK Muna Gagal dalam memainkan perannya, sudah seharusnya untuk dievaluasi," kata Bariun, Senin 13 September 2021.

Tidak sedikit pula pihak yang menilai program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang dicanangkan BNN juga dianggap tidak sukses alias gagal.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Anra

Baca Juga