Perhatian Pemda Sinjai Terhadap Honorer Diapresiasi BPJS Ketenagakerjaan

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sinjai, Gasali.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sinjai, Gasali.

Sinjai, Akuratnews.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai atas komitmennya dalam memberi perlindungan kepada pegawai pemerintah non ASN atau tenaga honorer di lingkup Pemda Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Apresiasi itu dibuktikan dengan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan pegawai pemerintah non ASN di Kabupaten Sinjai yang saat ini mencapai 3.000 peserta.

Menurut Gasali selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sinjai, jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Sinjai saat ini mencapai 8.000 orang. Jumlah tersebut terdiri dari pekerja formal yang berkisar 5.000 orang, dan pekerja non formal dikisaran 3.000 orang.

"Tenaga Pemerintah non ASN masuk dalam pekerja formal dan penerima upah. Jumlahnya saat ini mencapai 3.000 lebih, seperti tenaga kesehatan, Satpol PP dan Damkar. Saat ini, hampir semua OPD mendaftarkan pegawai honorernya di BPJS Ketenagakerjaan," ungkapnya, Jumat (12/3/2021).

Ditambahkan Gasali, dalam dua tahun terakhir kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Sinjai meningkat signifikan, dari 3.000 peserta di tahun 2018 menjadi 8.000 peserta di tahun 2020.

Peningkatan ini kata Gasali, tidak lepas dari kontribusi yang besar dari Bupati Andi Seto Asapa (ASA) yang mendorong para pekerja untuk mendapatkan jaminan perlindungan sosial.

"Selain tenaga non ASN, beberapa OPD juga telah membantu memfasilitasi kami dalam melakukan sosialisasi, agar pekerja non formal juga bisa ikut serta dalam asuransi ini. Alhamdulillah tahun lalu kami bersama Dinas Perikanan turun melakukan sosialisasi kepada nelayan dan hasilnya sangat baik, minat mereka cukup tinggi untuk ikut jadi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan," bebernya.

Bukan hanya itu, Gasali juga sangat mengapresiasi Pemda yang mendorong lahirnya Peraturan Bupati (Perbup) Sinjai tentang pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Saya selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sinjai berterima kasih setinggi-tingginya kepada bapak Bupati yang mendorong lahirnya Perbup ini. Harapan kita melalui Perbup ini akan menjadi pedoman dalam berkolaborasi dan bersinergi sebagai upaya memberikan kepastian perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja yang ada di Sinjai," ucapnya.

"Komitmen ini juga merupakan bukti nyata kepedulian Pemda Sinjai dibawah kepemimpinan Bupati ASA dalam hal kesejahteraan dan perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi pegawai honorer atau non ASN khususnya, dan masyarakat pada umumnya.

Secara terpisah, Bupati ASA mengemukakan bahwa ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pemda Sinjai atas kesejahteraan pegawai berstatus non ASN di Sinjai, khususnya yang memiliki resiko kerja tinggi.

"Diharapkan dengan telah terdaftarnya pegawai honorer atau non ASN dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, dapat memberikan perlindungan dan jaminan dalam bekerja serta meminimalkan resiko kecelakaan akibat kerja," harapnya.

Penulis: Ashari

Baca Juga