Periksa Terdakwa, Dugaan Error in Persona Kasus MTN Semakin Menguat

AKURATNEWS - Komisaris PT Berkat Bumi Citra (BBC), Lim Victory Halim, dan Annie Halim, Direktur Utama PT Bumi Citra Pratama (BCP) menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa perkara gagal bayar investasi Medium Term Note (MTN) di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin, 23 Mei 2022.

Keterangan kedua terdakwa dalam sidang ini semakin memguatkan dugaan error in persona pada perkara investasi MTN.

“Satu bulan setelah saya masuk di PT BBC, diketahui MTN sudah gagal bayar. Sebagai komisaris saya lantas bertanya kepada direktur dan dijawab kalau uang para investor MTN dipakai untuk pembelian saham,” kata Lim Victory Halim.

Terkait gagal bayar MTN terhadap 6 nasabah yang menjadi pelapor dalam perkara ini, Lim Victory Halim yang masuk ke PT BBC sejak 2016 tersebut mengaku bahwa dirinya pernah berusaha menalangi kerugian para nasabah dengan menggunakan dananya pribadi.

“Namun dilarang oleh orang tua saya. Awalnya akan dicicil, tapi kemudian berubah pemikiran dengan digantikan tanah yang ada di Desa Julang, Kecamatan Cikande, Tanggerang milik PT BCP seluas 2,3 hektar, dengan dibuatkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB),” bebernya.

Ia juga memastikan bahwa PPJB dengan 6 nasabah sekaligus pelapor di perkara ini sifatnya hanyalah sebagai jaminan pembayaran.

“Sebab PPJB itu terbit setelah PT BBC sudah proses Penangguhan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU),” tegasnya.

Sementara itu, Annie Halim memamparkan bahwa dirinya hanya dimintai tolong oleh orang tua Lim Victory Halim untuk membantu menyelesaikan gagal bayar MTN dengan melakukan jual beli sementara.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis:

Baca Juga