Peringati HUT Korpri ke 48, Bupati Sidoarjo: Kecepatan Melayani Jadi Kunci Reformasi Birokrasi

Bupati Saiful Ilah selaku Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-48 Korpri dan ke-20 Dharma Wanita Persatuan, saat menyampaikan amanat Presiden Joko Widodo.
Bupati Saiful Ilah selaku Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-48 Korpri dan ke-20 Dharma Wanita Persatuan, saat menyampaikan amanat Presiden Joko Widodo.

Sidoarjo, Akuratnews.com - Saat ini, kita berada di dunia yang berubah cepat, sangat berbeda dengan dua puluh, tiga puluh atau empat puluh tahun lalu. Revolusi industri jilid ke-4 telah mendisrupsi segala lini kehidupan, bukan hanya cara berkomunikasi, tapi juga mengelola pemerintahan.

Itulah amanat Presiden Joko Widodo yang disampaikan Bupati Sidoarjo, H. Saiful Ilah saat bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Peringatan HUT ke-48 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dan ke-20 Dharma Wanita Persatuan, dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin, Ketua DPRD Sidoarjo, H. Usman, Sekda Sidoarjo, H. Achmad Zaini dan jajaran Forkopimda Sidoarjo serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sidoarjo, bertempat di Alun-alun Sidoarjo, Jumat (29/11/2019).

"Di sisi lain, persaingan antarnegara juga semakin sengit berebut teknologi, pasar dan talenta-talenta hebat yang digunakan untuk memajukan negaranya," tuturnya.

Ditambahkan, dalam menghadapi perubahan dan persaingan itu, kita tidak boleh takut. Kita harus menghadapi persaingan itu dengan cara-cara baru, terobosan-terobosan baru. Kecepatan, kreativitas dan inovasi adalah kunci. Cara-cara lama yang monoton, tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi. Kita harus bisa lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan negara lain.

"Karena itu, saya mengajak seluruh anggota Korpri mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan. Tidak ada lagi pola pikir lama. Tidak ada lagi kerja linear. Dan tidak ada lagi kerja rutinitas. Birokrasi harus berubah. Kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja, cepat beradaptasi dengan perubahan. Terus-menerus bergerak mencari terobosan dan melakukan inovasi. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit dan menyulitkan rakyat, harus kita pangkas," harapnya.

Lebih lanjut dikatakan, kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi. Orientasi birokrasi harus betul-betul berubah, bukan lagi berorientasi pada prosedur, tapi lebih berorientasi pada hasil nyata. Panjangnya rantai pengambilan keputusan, juga harus dipotong, dipercepat dengan cara penerapan teknologi.

"Bahkan, saya sudah minta eselon 3 dan 4 untuk ditiadakan, sehingga pengambilan keputusan bisa lebih cepat. Hal yang pahit harus kita lakukan. Karena di era persaingan antarnegara yang semakin sengit seperti saat ini jika kita lambat, kita pasti tertinggal. Karena itu, ukurannya adalah bukan lebih baik dari sebelumnya, tapi lebih baik dari negara lain yang menjadi saingan kita. Saya juga sering mengingatkan bahwa kita harus mengurangi kegiatan seremonial yang sifatnya rutinitas dan lebih meningkatkan produktivitas serta berorientasi pada hasil. Tugas birokrasi adalah memastikan rakyat terlayani dengan baik serta program-program pembangunan betul-betul terdelivered, dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Sekedar melayani saja sudah tidak cukup, pelayanan yang diberikan harus baik dan diimbangi dengan kemudahan serta kecepatan," tandasnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Saiful Ilah juga memberikan apresiasi terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang mengharumkan nama Pemkab Sidoarjo di tingkat nasional. Dua ASN itu Nunik Kurniawati dari SMPN 2 Porong meraih Juara Harapan I MTQ Korpri 2018 Nasional Cabang KHATH (Kafilah Korpri Provinsi Jatim) dan Direktur RSUD Sidoarjo, dr. Atok Irawan dinobatkan sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama teladan 2018.

Selanjutnya, empat ASN Pemkab Sidoarjo yang mendulang prestasi saat mengikuti Pornas Korpri 2019 di Bangka Belitung pada 11-19 November 2019. Keempatnya tergabung dalam 12 atlet Kontingen Korpri Provinsi Jatim. Mereka adalah Agustina Eri C (SDN Sidokumpul), Tria Juniar (SDN Waru 2), Khristyana Ekatarina (SDN Sidodadi 2). Ketiganya meraih medali emas cabor senam dan Dean Novianti (SDN Buduran) menyabet medali emas ganda putri cabor tenis meja. Dia juga memperoleh medali perunggu beregu dan campuran.

Baca Juga