oleh

Perkembangan Evakuasi Korban Lion Air JT-610

Jakarta, Akuratnews.com – Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, hari ini (10/11), proses evakuasi korban Lion Air JT-610 dilakukan dengan menggunakan pola dan titik lokasi penyapuan yang sama.

Proses pencarian kata Danang, masih melibatkan tim BASARNAS sebanyak 201 orang, termasuk penyelam. Untuk pencarian wilayah unsur laut (perairan) mengerahkan 12 kapal, terdiri KN SAR tiga unit, Rubber Inflatable Boat (RIB) BASARNAS empat unit, LCR BASARNAS empat unit dan satu unit kapal BARUNA JAYA 1.

“Luas area pencarian bawah air 1,8 KM2 dengan dioperasikan kapal Baruna Jaya 1. Untuk daerah utama penyelaman didukung 41 orang tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) yang mencakup 900 M2,” ujar Danang dalam keterangan resminya, Sabtu (10/11/2018).

Untuk daerah prioritas pencarian permukaan air sejauh 35 KM pada kawasan sepanjang garis pantai Tanjung Karawang dan Tanjung Pakis, Jawa Barat. Sedangkan daerah prioritas Search and Rescue Unit (SRU) darat sejauh 25 KM di sepanjang garis Pantai Tanjung Pakis.

Sementara itu, operasi pencarian melalui jalur udara seluas 190 NM2 menggunakan dua helikopter, yaitu satu unit HR -1519 dan satu unit HR -1301. “Untuk unsur penanganan di darat tersedia lima unit ambulance dari POLRI,” tukasnya.

Hingga Jumat (9/10) lanjut Danang, pihaknya telah menerima konfirmasi dari BASARNAS evakuasi satu kantong jenazah.

“Sehingga jumlah terbaru ialah 196 kantong (per 09 November satu kantong, 08 November delapan kantong, 07 November satu kantong, 06 November 22 kantong, 05 November 26 kantong, 04 November 34 kantong, 03 November 31 kantong, 02 November delapan kantong, 01 November sembilan kantong, 31 Oktober delapan kantong, 30 Oktober 24 kantong, 29 Oktober 24 kantong),” papar dia.

Proses identifikasi juga masih dilakukan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri, dimana hingga Jumat (9/11) sebanyak 77 jenazah berhasil diidentifikasi. (Rhm)

Loading...

Komentar

News Feed