oleh

Perlunya Sinergitas Dalam Penegakan Hukum di laut

Jakarta, Akuratnews.com – Setiap harinya tidak kurang dari 6000 kapal melewati lautan kita, untuk itu Bakamla tidak dapat bekerja sendiri, kita terintegrasi ada dari TNI AL, Polri, KKP, dan Kejaksaan, semua bersinergi sesuai dengan penegakan hukum dilaut dengan sistem multi door.

Hal tersebut dikatakan Deputi Informasi, Hukum, dan Kerjasama (Inhuker) Bakamla RI, Irjen Pol Abdul Gofur di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Ia mengungkapkan, dibeberapa media internasional mengatakan bahwa Indonesia masih perlu ditertibkan masalah penegakan hukum di laut. Indonesia dianggap salah satu negara yang kurang memiliki kepastian hukum di laut.

“Oleh karena itu, Bakamla hadir kedepan akan mensinergikan, mengintegrasikan, semua kekuatan yang mempunyai kepentingan di laut,” tuturnya.

Ia menjelaskan, perbedaan kejahatan di darat dan di laut itu sangat luar biasa bedanya. Pencemaran laut misalnya, sangat sulit untuk membuktikannya kecuali dengan citra satelit.

“Dalam sistem pembuktian di negara Indonesia hanya melalui photo pencemaran laut, pembuangan limbah di laut, terkadang tidak bisa membuktikan sebagai pelaku kejahatan,” jelasnya.

Dilaut kita harus mempedomani hukum laut internasional. “Karena itu penegakan Bakamla hadir sesuai prosudur dengan berpedoman pada undang-undang nomor 32 tahun 2014,” sambungnya.

Kejahatan dilaut, kata Gofur, tidak hanya satu pasal tapi bermacam macam pasal, bermacam macam undang-undang yang tersebar di stake holder lain. Karena itu perlu adanya suatu badan yang mensinergikan dan menyatukan.

Bakamla yang memiliki tugas pokok melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan dan yurisdiksi Indonesia yang langsung bertanggungjawab kepada kepada presiden melalui Menkopolhukam. Bakamla berharap perairan indonesia kedepan dapat memiliki kepastian hukum.

“Mudah-mudahan kedepan Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kepastian hukum dilaut. Dengan hadirnya Bakamla, bisa mensinergikan bagaimana mengawasi laut yang begitu luas, begitu besar kekayaan kita dilaut yang harus kita jaga untuk anak cucu kita kedepan.
Oleh karena itu diperlukan RUU keamanan laut,” pungkasnya. (Yan)

Komentar

News Feed