Pernyataan Gubernur Maluku Murad Ismail Dikritik Pemuda LIRA

Ketua Organisasi Kaderisasi dan Kepemudaan (OKK), Dewan Pengurus Pusat (DPP) Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (PEMUDA LIRA), Sandri Rumanama (Kemeja Putih) /Ahyar/AKURATNEWS
Ketua Organisasi Kaderisasi dan Kepemudaan (OKK), Dewan Pengurus Pusat (DPP) Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (PEMUDA LIRA), Sandri Rumanama (Kemeja Putih) /Ahyar/AKURATNEWS

AKURATNEWS - Pemuda Lumbung Informasi Rakyat Indonesia (LIRA) mengkritik keras pernyataan Gubernur Maluku, Murad Ismail perihal pada sidang paripurna DPRD Provinsi Maluku Jumat (16/4/2021) lalu.

Ketua Organisasi Kaderisasi dan Kepemudaan (OKK), Dewan Pengurus Pusat (DPP) Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (PEMUDA LIRA), Sandri Rumanama mengatakan, pernyataan Murad Ismail merupakan kekiliruan besar yang disampaikan oleh seorang kepala daerah.

"Ucapan Pak Gubernur Maluku, Murad Ismail itu kekiliruan besar sebagai seorang kepala daerah," tegas Rumanama saat dihubungi awak media pada Selasa, 20 April 2021.

Sandri Rumanama menambahkan, ucapan Murad Ismail tidak menunjukan sebagai seorang pimpinan di daerah tapi ucapannnya itu sebagai seorang politisi. Murad Ismail harus bisa membedakan mana dia sebagai gubernur dan mana dia sebagai seorang politisi.

"Saya ini sebagai kordinator tim pemenang beliau di kecamatan Pulau Gorom Kabupaten Seram Bagian Timur, saya sampai mau dilaporkan di POLDA Maluku kalah itu karena postingan saya demi untuk memenangkan pasangan Murad-Orno, tapi saya tidak banyak menuntut apa-apa sama beliau asalkan beliau mau melihat maluku yang terintegrasi di dalamnya tanah lahir saya Kabupaten Seram Bagian Timur," kenang Sandri sembari berharap.

Sandri menuturkan, bukan soal janji dan 6 persen suara yang dia dapatkan, namun ini soal tanggungjawab Murad Ismail sebagai Gubernur Maluku karena SBT adalah bagian integral dari Provinsi Maluku itu sendiri.

Dia menegaskan, daerah tidak akan maju kalau seorang gubernur memiliki gaya berdikir seperti pak mUrad Ismail.

"Jangan Harap Daerah Ini Maju Kalau Seorang Gubernur Berfikir Seperti Soerang Politisi," pungkasnya.***

Penulis: Restu Fadilah

Baca Juga