Perseteruan Pimpinan DPRD Versus Kepala BKPSDM Depok Mencair

Depok, Akuratnews.com- Perseteruan yang sempat heboh pasca kejadian di dalam ruang sidang paripurna DPRD Depok pada Kamis,(3/1/2018) antara pimpinan DPRD, Hendrik Tangke Allo (HTA) dengan Kepala Badan Pendidikan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Supian Suri mulai mencair.

Hal tersebut ditandai dengan adanya permohonan maaf yang dilontarkan HTA saat menerima kedatangan beberapa unsur petinggi dari Kumpulan Orang-Orang Depok (KOOD) di ruang pimpinan DPRD Depok pada Jumat,(4/1/2019).

Dalam pertemuan itu, HTA sempat nyatakan bahwa dirinya tidak menyangka kejadian itu menjadi heboh dan mengundang protes keras dari KOOD yang merupakan wadah organisasi yang memposisikan Supian Suri sebagai salah satu pengurus KOOD.

“Awalnya saya tidak menyangka hal ini akan menjadi heboh dan munculkan kemarahan kawan-kawan di KOOD. Terlebih terekspos di banyak media. Oleh karena itu secara pribadi saya minta maaf. Saya kan dulu anggota KOOD juga,” kata Hendrik.

Kesempatan yang sama, Ketua KOOD, Ahmad Dahlan, merespon positif permohonan maaf dari HTA. Terlebih, ada itikad baik dari HTA yang akan untuk menemui Supian Suri.

“Kami mewakili KOOD menerima permohonan maaf ini, dan sebaiknya pak Hendrik memang perlu menemui pak Supian Suri agar persoalan ini tidak menjadi polemik yang berkepanjangan,” katanya.

Ketua KOOD juga berharap suasana Depok yang sempat memanas bisa kembali kondusif. Namun demikian, meski Hendrik telah meminta maaf, barisan KOOD tidak serta merta menerimanya.

Para anggota KOOD, lanjut Dahlan, memiliki beragam karakter serta tingkat pemahaman yang berbeda. Ada yang mudah memaafkan, adapula yang sulit memberi maaf.

Lantaran itu dalam waktu dekat ini pihak KOOD akan menggelar rapat khusus guna menyikapi hasil pertemuan dengan Ketua DPRD Depok, Hendrik Tangke Allo. “Tujuannya untuk meredakan gejolak di internal KOOD,” pukas Dahlan.

Terkait pertemuan antara HTA dengan pihak KOOD yang berlangsung di ruang kerja pimpinan DPRD Depok, diketahui bukan untuk mewakili pribadi Supian Suri. Namun atas nama keluarga besar KOOD.

Hal itu disampaikan Amirudin, salah seorang pengurus KOOD pada akuratnews, tadi malam. Dirinya nyatakan kedatangan pihaknya atas nama organisasi dan bukan mewakili Supian Suri secara pribadi.

“Karena pak Supian Suri merupakan keluarga besar KOOD, kami datang atas nama organisasi,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam agenda sidang paripurna masa sidang II tahun sidang 2018-2019 kemarin, HTA sempat meminta Supian Suri keluar meninggalkan ruang sidang paripurna yanh akhirnya sempat heboh dan mengundang reaksi keras dari KOOD. (Eko)

Penulis:

Baca Juga