Pertamina Disarankan Mulai Kembangkan Bisnis Bahan Bakar Nabati

Pertamina Disarankan Mulai Kembangkan Bisnis Bahan Bakar Nabati
Pertamina Disarankan Mulai Kembangkan Bisnis Bahan Bakar Nabati

AKURATNEWS - Guna menyiasati perubahan tren bisnis energi ke depan, Pertamina disarankan mulai mengembangkan lini usaha bahan bakar nabati (BBN).

Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto mengatakan Pertamina perlu mengambil kesempatan itu selagi peluang untuk mengembangkan industri ini masih terbuka lebar.

Menurut Mulyanto, ketimbang mengembangkan bisnis yang nyerempet-nyerempet dengan garapan PLN, seperti listrik dan geothermal, maka bagus kalau Pertamina terus mengembangkan produk-produk substitusi impor migas.

Seperti biofuel (untuk substitusi solar dan bensin), DME (dimethyl eter) dan gas alam (untuk substitusi LPG) dan ekosistem kendaraan listrik (untuk substitusi BBM).

"Apalagi kalau bahan baku untuk produksinya melimpah di Indonesia dan berkelanjutan" kata Mulyanto dalam keterangan resmi yang diterima AKURATNEWS, Sabtu, 11 Juni 2022.

"Jadi bukan saja green, tetapi garapan bisnis ini akan dapat mereduksi defisit transaksi berjalan dari sektor migas" ujar Mulyanto.

"Kita dapat mengurangi ketergantungan kepada luar negeri sebagai negara net importer migas," sambungnya.

Mulyanto menyebutkan dalam bisnis ini Pertamina dapat bergerak semakin ke hulu, tidak saja sebagai distributor, tetapi juga sebagai produsen.

Maka tentu bidang garap ini akan semakin kokoh dan memiliki dampak yang sangat positif bagi ketahanan pangan nasional.

Apalagi kalau Pertamina juga masuk dalam bisnis minyak sawit maka diyakini kasus kelangkaan dan harga tak terkendali produk ini, seperti yang terjadi sekarang dapat dihindari.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Wahyu Wicaksono
Editor: Ahyar

Baca Juga