Pesan Kapolda Metro Jaya untuk FBR di Milad ke 18

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono. (Foto istimewa).

Jakarta, Akuratnews.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Gatot Eddy Pramono hadir dalam Milad FBR ke 18 yang digelar di Kemayoran, Jakarta Pusat. Kapolda mengatakan, FBR kedepannya akan semakin berkiprah sebab berdasar hasil survei, FBR disebut sebagai ormas yang paling berpengaruh.

"Saya membaca dari salah satu survei yang menyebutkan bahwa FBR merupakan Ormas yang paling berpengaruh di Jakarta," ujar Kapolda dalam sambutannya di Panggung Milad FBR ke 18 Kemayoran, Minggu (8/9/2019).

"Tentunya ini beban berat bagi FBR, karena setelah disurvei dia berpengaruh. Kita harus menunjukkan hal-hal yang positif kedepannya. 18 tahun kita lihat ke belakang, kita intropeksi, mana yang masih kurang kita perbaiki, mana yang sudah positif terus kita kembangkan," tandas K

Dia pun meminta agar FBR terus berkiprah menjaga Jakarta.

"Kita jaga kampung kita, setuju?" Sergap Kapolda, yang segera dijawab massa FBR, dengan kata "Setuju!!"

Menurut Kapolda, kalau semua anggota FBR yang sedemikian banyak mencapai ratusan ribu menjaga kampung, Jakarta ini aman. "Kalau aman, polisi ndak usah kerja. Kapolda tenang-tenang aja di kantor, Setuju?" Kelakar Kapolda.

"Karena saya juga bagian FBR, pernah ikut dibai'at Pak Kyai juga ini," kata Kapolda.

Secara khusus Kapolda mengatakan, Jakarta merupakan barometer bagi Indonesia yang akan berpengaruh secara nasional. "Jakarta adalah barometer, jadi apa yang terjadi di Jakarta maka akan berpengaruh secara nasional," kata Kapolda.

Kapolda pun mengingatkan agar FBR terus menggelorakan persatuan dan kesatuan, toleransi dan keberagaman. "Kesatuan dan persatuan terus kita gelorakan. Nggak ada perbedaan-perbedaan." tandasnya.

Milad FBR tahun ini memang secara khusus bertemakan persatuan dan kesatuan, terutama krisis yang sempat melanda Papua sepekan lalu. Oleh karena itu, salah satu yang disematkan oleh FBR adalah tajuk yang dipasang di depan panggung, "FBR Sayang Papua, Nyok kita Jaga NKRI".

Acara milad ke 18 dihadiri oleh Imam Besar sekaligus Ketua Umum FBR, KH Lutfi Hakim, Raja-raja se-Nusantara, Gubernur DKI Jakarta dan jajarannya, Anggota DPR RI, Anggota Dewan Perwakilan Daerah DKI Jakarta, Anggota DPRD DKI Jakarta, Walikota Tangerang Selatan Airin, Walikota Bekasi, Kapolda Metro Jaya dan Jajarannya, para Tokoh Masyarakat dan Kyai di Indonesia.

Selain itu, hadir juga para Tokoh Nasional serta Perwakilan Adat Istiadat dari berbagai daerah, seperti Tokoh Adat Papua, Papua Barat, Manado, Makasar, Solo, dan perwakilan Adat lainnya. Juga ada tokoh agama lain seperti tokoh agama Budha dan Kristen, serta dihadiri oleh Direktur Ancol dan Mayora serta perusahaan lainnya.

Selain zikir, tahlil dan tahmid, Acara juga diramaikan dengan berbagai tarian daerah, seperti tarian Betawi dan tarian Adat Papua. Juga ada suguhan silat Betawi dari perguruan Pencak Silat se-Jabodetabek sebagai salah satu tradisi budaya nasional. (*)

Penulis:
Editor:Ahmad Ahyar
Photographer:...

Baca Juga