Iuran BPJS Naik 100%

Peserta BPJS Kesehatan Boleh Turun Kelas

Jakarta, Akuratnews.com - Pemerintah akan menaikkan iuran mandiri BPJS Kesehatan hingga 100% menjadi Rp160.000 dan Rp110.000 untuk kelas I dan II.

Direktur Kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Handayani Budi Lestari tidak mempersoalkan apabila banyak masyarakat yang berpindah kelas.

Hal itu menyusul rencana pemerintah tetap menaikan iuran mandiri kelas I dan kelas II, masing-masing menjadi Rp160.000 dan Rp110.000.

"Kalau memang dia mau pindah kelas yang lebih rendah tinggal pindahkan saja, ajukan surat kan ada di mobile JKN," ujar Handayani di kompleks DPR Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2019).

Pelayanan BPJS Kesehatan, kata Handayani telah disesuaikan dengan besaran pembayaran premi. Jika pembayaran premi sesuai kelas I, maka layanan yang diperoleh juga lebih baik, jika dibandingkan dengan peserta kelas II atau kelas III.

"Ya tidak apa-apa. Kalau kelasnya tinggi kan jadi mahal, biaya kesehatannya juga lebih mahal. Memang seharusnya kalau social insurance itu satu kelas. Jadi tidak masalah. Mau nanti jadi kelasnya sama, tidak masalah mau jadi kelas III semua, tidak apa-apa," jelasnya.

Oleh karena itu, dia menambahkan, pembayaran iuran BPJS Kesehatan sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan bayar. "Kalau menengah ke atas kan, kelas satu, pasti mampu bayar mereka," ungkapnya.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Baca Juga