Pihak Ahok Janji Tunjukkan Bukti Telepon SBY-Ketua Umum MUI dalam Sidang

Humprey Djemat saat konpers

Jakarta, Akuratnews.com - Kuasa hukum terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Humprey R Djemat mengaku akan menyampaikan bukti adanya komunikasi antara Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Ma' ruf Amin dengan Susilo Bambang Yudhoyono terkait percakapan pada kamis tgl 6 oktober pada sidang lanjutan nanti.

"Saya akan sampaikan itu dipersidangan, apa yang saya sampaikan saya gak bisa bilang sekarang. Kalau saya bilang sekarang bisa jadi polemik lagi. Jadi yang bisa saya nyatakan akan disampaikan ke persidangan," ujarnya saat konperensi pers di Jl Tengku Cut Diktiro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (1/2/17).

Pasalnya, percakapan tersebut menjadi sikap MUI dalam mengeluarkan sikap keagamaan yang berisikan bahwasanya Ahok sudah menistakan agama dengan melecehkan surat Al Maidah ayat 51.

"Pada kamis tanggal 6 oktober jam 10.16 menit pak SBY telpon saksi dimana pada intinya SBY  katakan pertama tolong untuk mendampingi dan mengatur Agus diterima resmi dikantor PBNU. Keesokan harinya tanggal 7," ucapnya.

"Kedua, tolong buatkan fatwa mengenai penistaan agama oleh ahok," lanjutnya.

Saat ditanya awak media barang bukti apa yang akan disampaikan dalam persidangan lanjutan nanti . Ia enggan memberitahu. Sebab, menurutnya barang bukti itu bukan hanya sekedar rekaman saja tapi bisa juga berupa kesaksian dan enggan mendahului sidang.

"Barang bukti  itu bukan hanya rekaman bisa juga kesaksian," jelasnya. (Fajar)

Penulis:

Baca Juga