PKS Minta BRIN Perbaiki Kinerja Inovasi

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto
Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto

AKURATNEWS - Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto angkat bicara terkait turunnya peringkat Indonesia dalam laporan Global Innovation Index tahun 2021 (GII).

Saat ini Indonesia berada pada peringkat 87 dari 132 negara dengan nilai/skor yang terus merosot. Inovasi Indonesia dinilai lemah terutama pada aspek “kelembagaan” (peringkat ke-107).

"Soal peringkat inovasi ini, Indonesia jauh tertinggal dibanding Brunei (ranking 82), Filipina (ranking 51) dan Vietnam (ranking 44). Apalagi dibanding Thailand (ranking 43), Malaysia (ranking 36) dan Singapura (ranking 8).

Di Asean kita hanya berada di atas Laos (ranking 117) dan Kamboja (ranking 109). Peringkat yang bikin miris," papar Mulyanto.

Karena itu Mulyanto minta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) fokus meningkatkan kinerja inovasi Indonesia melalui penataan lembaga dan pengembangan program yang komprehensif.

Pemerintah harus mau menarik pelajaran dari peringkat GII tahun ini dan memperbaiki unsur-unsurnya, agar dapat memperbaiki sistem inovasi nasional ke depan.

"Jangan malah mengembangkan hal-hal yang aneh seperti penyelenggaraan atraksi laser GLOW di Kebun Raya atau menutup reaktor nuklir di Bandung.

Program seperti GLOW ini menunjukan minimnya inovasi kita, bahkan ditengarai akan merusak kebun raya yang merupakan warisan dari dua abad silam, yang kaya keragaman hayati. Jadi wajar saja bila diprotes Pak Emil Salim, Mantan Kepala LIPI Lukman Hakim dan para mantan kepala Kebun Raya Bogor," ujar Sesmenristek era Presiden SBY ini.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Redaksi

Baca Juga