PKS Minta Pertamina Tingkatkan Lifting Migas Blok Rokan

Ilustrasi Blok Rokan
Ilustrasi Blok Rokan

AKURATNEWS - Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto mensyukuri capaian PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyumbang pemasukan negara sebesar Rp 2,7 triliun dari bagi hasil penjualan minyak dan pajak pada bulan ini.

Namun, kata Mulyanto, Pertamina jangan cepat berpuas diri, karena nilai pemasukan tersebut masih di bawah target yang ditetapkan.

Mulyanto minta PHR terus mengembangkan inovasi, agar hasil eksploitasi di Blok Rokan itu bisa meningkat. Sehingga pendapatan negara bisa bertambah.

"Secara umum sumbangan kepada negara itu ada dua jenis. Pertama dari dana bagi hasil minyak. Kedua dari pajak.

Besarnya kontribusi bagi negara tersebut sangat bergantung pada produksi minyak atau lifting pada wilayah kerja tersebut.

Semakin tinggi lifting, setelah dikurangi biaya (cost recovery), maka akan semakin besar bagian untuk negara," jelas Mulyanto.

Untuk mengejar target lifting, Mulyanto mendorong PHR untuk melakukan pengeboran baru dan menerapkan teknik enhanced oil recovery (EOR).

Menurutnya PHR tidak bisa hanya mengandalkan produksi dari sumur lama, yang usianya sudah tua. Jika PHR ingin merealisasikan target lifting, maka pilihannya harus membuat sumur baru dan menerapkan teknologi baru yang lebih efisien.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Susilo

Baca Juga