oleh

PKS, Soal Politik “Jalan Tengah”

Jakarta, Akuratnews.com – Wacana pengusungan Capres ataupun Cawapres 2019 dari kalangan non parpol tengah mengemuka sebagai sikap jalan tengah partai politik guna mendapatkan posisi start yang setara pada Pemilu 2024. Namun PKS, tampak tidak tertarik pada wacana tersebut.

“Prinsip titik nol menarik tapi politik tidak selalu matematis. Banyak hal bisa terjadi dalam periode 2019-2024,” kata ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera kepada Akuratnews.com, Rabu (11/07/2018).

Sikap Mardani menegaskan bahwa PKS yang sedari awal mengajukan 9 kadernya untuk diusung bersama Gerindra, tidak terpengaruh dengan menguatnya nama-nama non parpol sebagai bakal pendamping Prabowo saat ini, maupun formula baru Capres/Cawapres koalisi oposan.

“Saya berpendapat fokus di 2019. Dan tahun 2024 kita bisa memulai proses dari awal lagi,” tukas Mardani.

Namun, Ia tak menampik jika nama-nama non parpol yang tengah menguat saat ini baik dari kubu oposan maupun petahana, memang sosok yang layak untuk berkontestasi di Pilpres 2019. Mardani mengatakan, “Sosok Anies Baswedan hingga Sri Mulyani atau figur militer bisa jadi alternatif,”.

Sebelumnya, pasca Pilkada Juni 2018, sejumlah nama non parpol mencuat sebagai Capres maupun Cawapres 2019. Di kubu petahana, nama Mahfud MD, Sri Mulyani hingga KH. Maruf Amin kencang menjadi bakal pendamping Jokowi.

Sementara kandidasi kubu oposisi-melalui PAN-tengah serius menggadang Anies Baswedan, Gatot Nurmantyo dan Rizal Ramli sebagai opsi di luar kader dalam koalisinya bersama Gerindra. (MDz)

Komentar

News Feed