Plt Bupati Tinjau Area Terdampak Banjir di Sidoarjo

Cak Nur (2 dari kiri), didampingi sejumlah pejabat Pemkab Sidoarjo saat meninjau area terdampak, di SMPN 2 Tanggulangin, berlokasi di Desa Kedung Banteng, Tanggulangin.
Cak Nur (2 dari kiri), didampingi sejumlah pejabat Pemkab Sidoarjo saat meninjau area terdampak, di SMPN 2 Tanggulangin, berlokasi di Desa Kedung Banteng, Tanggulangin.

Sidoarjo, Akuratnews.com - Banjir yang menggenangi dua desa di Sidoarjo, yakni Kedung Banteng dan Banjarasri, Kecamatan Tanggulangin tak kunjung surut hingga beberapa hari, hal ini mengundang reaksi sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.

Wakil Bupati Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin, akrab disapa Cak Nur, selaku pelaksana tugas Bupati Sidoarjo, didampingi Kepala BPBD Sidoarjo, Dwijo Prawito, Kepala Disdikbud Sidoarjo, Asrofi, Kabid Irigasi dan Pematusan Dinas PUBMSDA Sidoarjo, Shanti Wahyu Anggraini, Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sidoarjo, Kusdianto serta Camat Tanggulangin, Sabino Mariano turun ke lapangan untuk meninjau area terdampak banjir, di SMPN 2 Tanggulangin, berlokasi di Kedung Banteng, Tanggulangin, Minggu (25/1/2020).

"Sementara penyebab banjir, akibat pendangkalan kali dan air pasang. Karenanya, saya minta Pemdes bersama warga kerja bakti memasang sandbag. Lalu, saya perintahkan Dinas PUBMSDA menyedot air, diarahkan ke Kali Kedung Banteng - Kedung Peluk," kata Cak Nur.

Ditambahkan, upaya tersebut dilakukan, agar kegiatan belajar-mengajar di SMPN 2 Tanggulangin tidak terganggu. Juga, aktivitas warga dua desa terdampak itu dapat berjalan normal. Meski begitu, tak ada warga yang mengungsi.

"Mudah-mudahan segera surut. Seusai ini, perlu ditindaklanjuti adanya kajian berkaitan penyebab banjir di Kedung Banteng dan Banjarasri," harap Cak Nur.

Menurut laporan dua pihak Pemdes (Banjarasri dan Kedung Banteng), ada lima RT di Banjarasri dan tiga RT di Kedungbanteng yang terendam.

Dalam kesempatan ini, BPBD Sidoarjo membagikan 250 paket sembako terhadap warga terdampak, serta Dinas Kesehatan membuka posko layanan kesehatan untuk melayani warga yang mengeluhkan gatal-gatal di kulit.

Baca Juga