PM Pakistan Menyebut Melarang Perempuan Belajar Tidak Islami

Perdana Menteri (PM) Pakistan, Imran Khan
Perdana Menteri (PM) Pakistan, Imran Khan

AKURATNEWS – Perdana Menteri (PM) Pakistan, Imran Khan mengatakan mencegah perempuan mengakses Pendidikan di Afghanistan adalah tidak Islami.

Dia meminta kepemimpinan untuk menjadi inklusif dan menghormati hak asasi manusia.

‘’Saya pikir mereka akan mengizinkan perempuan untuk pergi ke sekolah. Gagasan bahwa perempuan tidak boleh dididik sama sekali tidak islami. Itu tidak ada hubungannya dengan agama,’’ kata Imran Khan, dilansir dari BBC, 22 September 2021.

Minggu lalu, Taliban hanya mengizinkan anak laki-laki dan guru laki-laki yang bisa kembali ke sekolah. Sedangkan untuk perempuan belum diperbolehkan.

Namun pemimpin Pakistan mengatakan yakin gadis-gadis akan segera dapat hadir.

‘’Pernyataan yang mereka buat sejak mereka berkuasa sangat menggembirakan,’’ lanjut Imran.

Sejak Taliban menguasai Afghanistan pada Agustus, ketakutan telah tumbuh atas kembalinya rezim tahun 1990-an Ketika kelompok ini sangat membatasi hak-hak perempuan.

Keputusan untuk mengecualikan anak perempuan dari kembali ke sekolah pekan lalu memicu kecaman internasional, dengan juru bicara Taliban kemudian mengatakan mereka akan kembali ke kelas sesegera mungkin.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Redaksi
Editor: Zulfahmi Siregar
Photographer: Istimewa

Baca Juga