Polda Jatim Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pencabulan Jemaat Gereja

Surabaya, Akuratnews.com - Ditreskrimum Polda Jatim telah menetapkan Hanny Layantara (50), sebagai tersangka kasus pencabulan terhadap salah satu jemaat Gereja Happy Family Center.

Saat ditemui wartawan, Kapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan mengatakan, tersangka saat ini telah ditangkap dan ditahan di Mapolda Jatim.

"Setelah cukup bukti, akhirnya HL ditetapkan menjadi tersangka, dan telah kita tangkap, serta dilakukan penahanan," terang Luki kepada awak media di Mapolda Jatim, Senin (9/3/20).

Luki juga menambahkan penangkapan HL dilakukan pada hari Sabtu (7/3/20), saat ia sedang berada di rumah rekannya di kawasan Perumahan Pondok Chandra, Waru Sidoarjo

"Diduga ada upaya melarikan diri ke luar negeri, dan ada perubahan tempat tinggal, serta plat nomor mobil, yang dilakukan oleh yang bersangkutan," tambah Luki.

"Rencanya tersangka akan ke Amerika, karena ada undangan acara di sana," tandas Luki.

Disinggung terkait adanya korban lain, pucuk pimpinan di wilayah hukum Polda Jatim tersebut menegaskan, hal tersebut masih didalami.

"Terkait adanya korban lain, masih kita dalami. Karena itu isu tang beredar dari mulut ke mulut," bebernya.

Perlu diketahui, HL merupakan pendeta Gereja Happy Family Center, yang berada di Jl. Embong Sawo. Ia dan istrinya Agnes Maria, juga sebagai pencetus berdirinya Sinode Gereja Happy Family Center.

Kasus ini bermula dari adanya laporan pada tanggal 20 Februari 2020, yang dilakukan keluarga korban pencabulan, melalui Aktivis Perempuan dan Anak, Jeannie Latumahina.

Hanny Layantara diduga mencabuli korbanya yang tidak lain adalah jemaatnya sendiri, sejak korban berusia 9 tahun dan dilakukan selama 17 tahun.

Penulis: Moris Mangke

Baca Juga