Polda Metro Tidak Terbitkan STTP bagi Pendemo Hingga Pelantikan Usai

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes pol. Argo Yuwono. (Foto Dok. Akuratnews.com)

Jakarta, Akuratnews.com - Polda Metro Jaya menegaskan tidak akan menerbitkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) untuk aksi unjuk rasa atau aksi demonstrasi  jelang pelantikan presiden-wakil presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada 20 Oktober 2019.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebut bahwa hal itu merupakan bagian dari diskresi atau kewenangan pihak kepolisian. bahwa tidak akan menerbitkan STTP antara tanggal 15 sampai dengan 20 oktober 2019.

"Tujuan tidak diterbitkannya STTP itu adalah guna menciptakan suasana aman dan kondusif jelang pelantikan." Kata Argo Yuwono, Selasa (15/10/2019).

Selain itu, kata Argo, untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa yang berakhir rusuh seperti yang terjadi pada 24, 25, dan 30 September.

"tidak akan ada unjuk rasa sehingga bisa melaksanakan kegiatan (pelantikan) dengan baik dan lancar. Tentunya ini semua untuk kebaikan dan kelancaran kegiatan tersebut." Jelas Argo.

Di beritakan sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan pihaknya tak akan mengeluarkan surat izin bagi masyarakat yang hendak berdemo dari Selasa 15 hingga 20 Oktober 2019.

Polisi sudah mengantisipasi demo besar sejak Senin (14/10) dengan melakukan penutupan jalan di depan gedung DPR-MPR, tempat pelantikan Presiden-Wapres terpilih, (*)

Penulis: Eddy Suroso
Editor:Hugeng Widodo

Baca Juga