Polisi Akui Tembak Laskar FPI di Dua TKP, Ini Sebabnya…

Jakarta, Akuratnews.com - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bersama Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi terkait insiden penembakan laskar FPI yang menewaskan enam orang.

Dalam rekonstruksi yang digelar Senin (14/12) dini hari, ditunjukkan jika laskar FPI berhasil dibekuk polisi tepat di rest area KM 50 Tol Jakarta arah Cikampek.

Ada dua lokasi yang menjadi lokasi tewasnya anggota FPI. Pertama, dua laskar FPI tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) 3, yakni di rest area 50 KM Tol Jakarta-Cikampek. Sementara 4 lainnya di TKP 4 di dalam mobil saat hendak dibawa menuju Polda Metro Jaya.

"TKP 4 ini adalah kelanjutan dari TKP 3, kita melihat dari kegiatan atau adegan dari TKP 3 itu, empat pelaku yang masih hidup itu diamankan ke dalam mobil dengan tujuan dibawa penyidik ke Polda Metro Jaya, dalam perjalanan yang tidak jauh jaraknya yaitu dari KM 50 rest area sampai dengan KM kurang lebih 51,2 terjadilah penyerangan mencoba merebut senjata anggota, jadi percobaan untuk merebut senjata anggota dari pelaku yang ada di dalam mobil, di situlah terjadi upaya dari penyidik yang ada di dalam mobil untuk melakukan tindakan pembelaan" ujar Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian di lokasi.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, dalam empat Tempat Kejadian Perkara (TKP) setidaknya digelar 58 adegan rekonstruksi yang memperlihatkan bagaimana awal mula penyerangan Laskar FPI hingga polisi melakukan tindakan tegas terukur.

"Dalam proses rekonstruksi malam ini setidaknya ada 58 adegan rekonstruksi," kata Argo saat meninjau langsung proses rekonstruksi, Senin (14/12) dini hari.

Argo merinci, pada TKP I tepatnya di depan Hotel Novotel, Jalan Karawang Internasional, setidaknya ada sembilan adegan. Sementara lokasi II yakni, selepas bundaran Jalan Karawang Internasional hingga Gerbang Tol Karawang Barat arah Cikampek ke Rest Area KM 50 ada empat adegan.

Sedangkan di Rest Area KM 50 yang menjadi TKP ketiga penyidik melakukan adegan rekonstruksi sebanyak 31. TKP terakhir yakni, Tol Jakarta-Cikampek selepas Rest Area KM 50 hingga KM 51 200, penyidik memperagakan 14 adegan.

Argo menambahkan, rekonstruksi yang digelar secara transparan ke masyarakat ini setidaknya menghadirkan saksi sebanyak 28 orang. Bahkan, empat diantaranya merupakan polisi yang menjadi korban dalam penyerangan tersebut.

"Jumlah saksi yang dihadirkan malam ini ada 28 orang. Saksi korban ada empat," ujar Argo.

Adapun barang bukti yang dihadirkan pada rekonstruksi, diantaranya dua unit mobil anggota, satu unit mobil tersangka, enam pasang pakaian tersangka, senjata tajam dan dua senjata api rakitan peluru 9 MM.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga