Polisi Bongkar Septic Tank Klinik Aborsi Paseban

Jakarta, Akuratnews.com - Polisi menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus klinik aborsi ilegal di Jalan Paseban Raya, Jakarta Pusat, Senin (17/2). Polisi juga membongkar tangki kakus atau septic tank yang diduga jadi lokasi pembuangan janin hasil aborsi.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pembongkaran septic tank itu bertujuan untuk mengambil sampel jasad yang ada di TKP untuk selanjutnya diperiksa di laboratorium.

"Rencana kita lakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan bahwa memang janin-janin itu ada di septic tank tersebut, kita sudah mengambil sampel-sampel itu," ujar Yusri, Senin (17/2/2020).

Penyidik Polda Metro Jaya masih mendalami informasi mengenai sejumlah oknum dokter yang mengirimkan pasien mereka ke klinik ilegal untuk aborsi.

Selain itu Tersangka RM yang berprofesi sebagai Bidan memasarkan klinik tersebut dengan menggunakan media sosial. Setelah pasien di dapat selanjutnya di rujuk ke Klinik yang ada di Paseban Jakarta Pusat

"Masih ada 50 bidan dan 100 calo lagi yang di sinyalir menjadi marketing aborsi elegal, pihak kepolisian masih mengejar pelaku tersebut untuk di lakukan pengembangan." Jelas Yusri

Diberitakan sebelumnya Sub Direktorat 3 Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menggerebek sebuah klinik aborsi ilegal pada Senin, 10 Februari 2020

Diketahui, klinik aborsi ilegal itu sudah beroperasi sejak 2018 silam. Total sudah 21 bulan mereka menjalankan aksinya. Dan selama beroperasi, tidak kurang para tersangka berhasil meraup keuntungan hingga Rp 5,5 miliar.

Penulis: Edi Suroso

Baca Juga