Polisi Buru Satu Orang Anggota Jaringan Pembobol Email Korporasi Internasional

Jakarta, Akuratnews.com - Polisi masih memburu satu orang anggota jaringan penipuan yang membobol email korporasi internasional. Buron tersebut merupakan warga Nigeria.

Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Polri Kombes Pol Rickynaldo Chairul mengatakan buron itu berinisial EN. Polri pun telah melakukan kerja sama dengan Interpol untuk melacak keberadaan EN.

“Lokasinya belum diketahui, karena kalau hacker itu kerjanya tidak pernah di sini (Indonesia). Dia hanya kerja dari balik meja. Kita sudah kerja sama dengan Interpol,” kata Rickynaldo saat dihubungi, Minggu (25/8/2019).

Menurut Rickynaldo, EN berperan menyuruh tersangka Iren untuk membuka rekening menampung hasil penipuan. Dalam hal ini EN dan Iren memiliki kedekatan personal karena berstatus pacaran.

“Yang macarin Iren itu dia. Kalau orang Nigeria modusnya gitu, selalu macarin dulu, setelah itu janji dinikahin. Terus bilang mau usaha, mau investisai, minta dibukain rekening. Ceweknya kena janji-janji orang Nigeria ya ok saja,” tuturnya.

Seperti diketahui dalam kasus penipuan dengan cara membobol email perusahaan, polisi telah menangkap Nurul Ainula alias Iren, tiga orang Nigeria yang identitasnya masih didalami, KS, HB, IM, DN, dan BY.

Modus dari jaringan ini adalah membobol email korporasi internasiona dan kemudian memberikan perintah melalui email kepada anak perusahaan untuk membayar sebuah tagihan fiktif. Tagihan tersebut diberikan kepada korporasi yang dibuat para komplotan kejahatan internasional itu dan menyebabkan kerugian hingga Rp100 miliar.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Baca Juga