Polisi Cegat Kivlan Zein Saat Akan Pergi Ke Brunei Darussalam

Kivlan Zein dan Eggi Sudjana saat melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor Bawaslu, Jakarta. Kamis (9/5). foto : Dany Krisnadhi/ANCphoto

Jakarta, Akuratnews.com - Usai menggelar aksi massa pada Kamis (9/5) lalu di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang menuding KPU melakukan kecurangan pada Pemilu 2019, Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Mayjen (purn) Kivlan Zein berupaya pergi keluar negeri. Sabtu (11/5/2019).

Namun sayang, rencananya tersebut digagalkan pihak kepolisian yang berhasil mencegat Kivlan Zein dalam upaya pelariannya ke luar negeri.

Pada Jumat (10/5) kemarin, polisi berhasil mencegat Kivlan Zein yang hendak ke Brunei Darussalam melalui Batam.

"Betul, dicegah keluar negeri, beliau (Kivlan) mau ke Brunei lewat Batam," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra pada Jumat (10/5) malam.

Kuat dugaan, pencegahan perginya Kivlan Zein keluar negeri dikarenakan adanya laporan kepolisian yang ditujukan kepadanya terkait dengan penyebaran berita bohong dan upaya makar.

Sebelumnya, Kivlan Zein Kivlan dilaporkan oleh Jalaludin dengan bukti nomor laporan LP/B/0442/V/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019.

Dalam laporan tersebut, Kivlan Zein dilaporkan atas Tindak Pidana Penyebaran Berita Bohong atau hoaks dengan Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 14 dan atau pasal 15 serta terhadap Keamanan Negara atau Makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 107 jo asal 110 jo pasal 87 dan atau pasal 163 bis jo pasal 107.

Penulis: Dhany Krisnady

Baca Juga