Polisi Didesak Ungkap Kematian Editor Metro Tv

Jakarta, Akuratnews.com - Ketua Umum Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI) S.S Budi Rahardjo mendesak polisi mengungkap misteri kematian Yodi Prabowo. Editor Metro TV ini ditemukan tewas di pinggir Tol JORR di Ulujami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan.

“Saya yakin polisi pasti bisa menemukan pelakunya (pembunuh korban,red), kami AMDI mendorong agar polisi serius untuk mengungkap kematian Yodi Prabowo ini. Karena dia masih berstatus wartawan aktif,” ujar S.S Budi Rahardjo yang juga Pemimpin Redaksi Matranews.id ini.

Budi Rahardjo mewakili Asosiasi Media Digital (AMDI) turut menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga Yodi Prabowo.

“Kami menyampaikan ikut berbela sungkawa, semoga Almarhum diterima pahalanya,” ujar Budi.

Diketahui Yodi ditemukan telah terbujur kaku dengan luka tusuk di pinggir jalan tol di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat pukul 11.00 WIB.

Saat ditemukan, jenazah korban dalam posisi tertelungkup. Yodi diketahui hilang kontak sejak 7 Juli 2020. Polisi menduga Yodi dibunuh.

Kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo (26), meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Yodi Prabowo ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya tidak ada kabar selama 3 hari

Kematian editor Metro Tv ini pun masih dalam penyelidikan polisi. Polisi menduga Yodi Prabowo tewas karena dibunuh.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto mengungkapkan terdapat sejumlah luka tusukan pada bagian perut dan dada Yadi.

“Dugaan awal seperti itu, namun kami selaku penyidik memastikan dulu apakah ini benar pembunuhan, tentunya kita harus cari pelakunya,” sebut AKBP Irwan Santosa kepada wartawan, Seperti dikutip editor.id.

Warga Rempoa, Ciputat, Tangerang Selatan itu diperkirakannya dibuang usai dieksekusi di sekitar kejadian.

Sebab diketahui sepeda motor korban sebelumnya diamankan anggota Polsek Pesanggrahan pada Rabu (8/7/2020), lalu.

“Untuk dari Hasil identifikasi sementara korban ditemukan luka tusukan dari lebih dari satu di bagian dada atasnya diduga korban pembunuhan,” ungkap AKBP Irwan dihubungi Jumat (10/07/2020).

Tak hanya itu, di TKP juga ditemukan sebilah pisau yang diduga untuk membunuh korban.

Penulis: Redaksi

Baca Juga