Polisi: Narkoba Jenis Baru di Bogor Merupakan Jaringan Internasional

Bogor, Akuratnews - Pihak Kepolisian Jakarta Barat menduga, temuan pabrik narkoba di wilayah perumahan di Bogor tergolong jenis baru dan diindikasi sebagai jaringan Internasional.

"Hasil temuan ada beberapa bahan pembuat narkoba yang tergolong langka.Kami menduga ini merupakan jaringan internasional," terang Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi, di lokasi pabrik narkoba di Bogor, Senin (24/9/2018).

Dengan bahan narkoba yang tergolong langka itu, Hengki mengaku akan ada dilakukan penyelidikan secara berkesinambungan mengingat ekstasi ini juga termasuk jenis langka dan pertama kali ditemukan.

Ekstasi jenis ini, kata Hengky, lebih berbahaya dari jenis ekstasi lain dan merupakan jenis baru yang miliki daya rusak yang cukup kuat bagi tubuh pemakainya. Kandungannya terdiri dari bahan sabu methapethamine, ketamine, ephidrine, kafein, forfor.

"Bahan baku pembuatanya didapat dari jaringan pasar gelap internasional. Efek ekstasi seperti ini dapat mengakibatkan kematian akibat over dosis," jelas Hengki.

Seperti diberitakan sebelumnya, dari hasil barang yang di sita pihak polisi dari tangan para pelaku dan tempat produksi sebanyak 16 item barang bukti antara lain yakni, 3 mesin alat cetak ekstasi, 2000 butir pil eximer, bubuk red pospor 1800 gram, bubuk key 35 gram, bahan baku epheridrine 136 gram dan bubuk evicel 4751 gram dan bubuk gram cafein 1274 gram. (Eko)

Penulis:

Baca Juga