oleh

Polisi Ringkus Tujuh Pelaku Pengedar Obat Terlarang Golongan G

Jakarta, Akuratnews.com – Tujuh tersangka pengedar obat-obatan golongan G (tanpa izinn edar) diamankan jajaran Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Ketujuh pelaku tersebut terbukti melakukan tindak pidana bidang kesehatan dan perlindungan konsumen.

Ketujuh pelaku itu masing-masing berinisial MY, 19; MA, 28; HS, 29; MS, 29; SF, 29; ML, 29 dan MD, 18. Mereka diamankan di tujuh TKP berbeda di toko kosmetik dan obat-obatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, para pelaku menjual obat-obatan jenis golongan G tanpa izin edar kepada para korbannya yang kebanyakan masih berusia pelajar.

Beberapa merk yang dijual bebas itu di antaranya, Tramadol, Hexymer, Trihexphenidyl, Alprazolam, dan Double LL.

Saat ditangkap, para pelaku tidak mampu menunjukkan dokumen perizinan dari apotek maupun izin dari apoteker. Terlebih, obat-obatan yang diamankan polisi tersebut sudah tidak diproduksi lagi sejak 2015.

“Obat-obatan jenis golongan G ini seharusnya dijual sesuai resep dokter dan dijual di apotek. Ini dijualnya di toko-toko kosmetik,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kamis (7/2).

Argo membenarkan, dari pengakuan para tersangka, pembeli rata-rata masih usia pelajar. Harga obat yang dijual paling murah yaitu Rp 10 ribu per paket kecil. Ia pun membenarkan jika obat-obatan golongan G itu digunakan oleh pelajar untuk dikonsumsi saat hendak tawuran.

Obat-obatan golongan G itu disalahgunakan untuk kepentingan tidak bertanggung jawab. Selain memberikan efek halusinasi berlebih, obat-obatan itu digunakan agar tidak merasa sakit.

“Wajar saja jika ada yang menyalahkangunakan obat-obatan jenis itu dipakai sebelum tawuran,” ujarnya.

Penulis: Edi
Editor: Ahmad

Loading...

Komentar

News Feed