Polisi Telah Periksa Lima Orang Saksi dalam Kasus Penganiayaan Dua Penyelidik KPK

Jakarta, Akuratnews.com - Polisi masih mendalami kasus dugaan penganiayaan dua penyelidik KPK. Seperti diketahui, kedua penyelidik KPK tersebut dianiaya saat berada di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (7/2).

Kadiv Humas Polri Irjen Pol M. Iqbal mengatakan, hingga saat ini Polri telah memeriksa lima orang saksi. Mereka terdiri dari tiga orang petugas keamanan (security), seorang resepsionis dan seorang operator CCTV Hotel Borobudur.

Polri, sambungnya, juga terus berkoordinasi dan bersinergi dengan pihak KPK dalam kasus ini. Sehingga diharapkan kasus ini dapat terungkap secepatnya.

"Kami bersama-sama dengan teman-teman dari KPK terus bersinergi untuk mengungkapkan kasus ini," ujar Iqbal di Mabes Polri, Kamis (7/2).

Pihak kepolisian, kata Iqbal, juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit. Karena seperti diketahui, penyelidik KPK mengalami luka pasca insiden dugaan penganiayaan tersebut.

"Apakah (luka penganiayaan itu) benar atau tidak, itu akan tergantung berita acara pemeriksaan. Kita juga akan tunggu korban yang akan kita periksa," jelasnya.

Iqbal juga menuturkan, pihaknya juga akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap terlapor. Namun mengenai kapan waktunya, hal tersebut merupakan wewenang penuh dari penyidik yang menangani kasus ini.

"Kita sudah koordinasi dengan Polda Metro Jaya dan KPK untuk menentukan tanggal pemeriksaan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta agar pelaku penganiayaan terhadap pegawainya yang sedang bertugas segera menyerahkan diri kepada polisi.

"KPK mengimbau agar para pelaku penyerangan, pemukulan atau penganiayaan pada pegawai KPK agar menyerahkan diri pada polisi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta.

Penulis: Edi
Editor: Ahmad

Penulis:

Baca Juga