Polisi Terus Kejar Pelaku “Dukun Cabul” Kasus Pesugihan di Muna

Kapolres Muna AKBP Debby Asri Nugroho/ANRA/AKURATNEWS
Kapolres Muna AKBP Debby Asri Nugroho/ANRA/AKURATNEWS

AKURATNEWS - Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Muna terus mengejar AU terduga pelaku "dukun cabul" kasus pesugihan yang menyeret ZY salah seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).

ZY diduga tega mengorbankan kehormatan putrinya Bunga (sebut saja begitu) untuk disetubuhi AU demi keinginan cepat kaya. ZY menyerahkan Bunga (korban) untuk disetubuhi AU sebagai tumbal ritual pesugihan.

Kapolres Muna AKBP Debby Asri Nugroho mengatakan, setelah mengamankan ZY, pihaknya terus memburu AU (pelaku).

Hampir sepekan pengejaran terhadap pelaku, namun belum juga membuahkan hasil.

"Pelaku AU masih pengejaran, mohon dia dan dukungannya semua pihak, mudah-mudahan kasus ini cepat tuntas," kata Debby, Rabu 29 September 2021.

Saat ditanya apakah kemungkinan ada korban lain selain Bunga. Kapolres menuturkan, terus mendalami kasus tersebut. Kata dia, semua bisa terungkap saat pelaku tertangkap.

"Nanti kita dalami dan ketika pelaku ini tertangkap, mungkin ada bukti lain yang didapat," pungkas Perwira dua melati di pundaknya itu.

Sebelumnya, ZY ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga tega mengorbankan kehormatan putrinya demi menjadi kaya.

Jalan pintas untuk mencapai ambisinya tersebut, ZY rela mengorbankan anak perempuannha sebut saja bunga untuk digauli lelaki berinisial AU yang menjanjikannya kekayaan. Bunga diduga jadi tumbal ritual pesugihan.***

Penulis: Anra

Baca Juga