Polisi Ungkap Kasus Pembuangan Janin 5 Bulan di Surabaya

Surabaya, Akuratnews.com - Kasus pembuangan janin bayi berumur 5 bulan, di septik tank sebuah hotel di Jalan Kusuma Bangsa, akhirnya berhasil diungkap Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Polisi mengamankan dua tersangka, yakni seorang wanita berinisial NB (25) dan seorang pria NH (29), yang terlibat dalam kasus aborsi tersebut.

Saat konferensi Pers di Mapolrestabes, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Achmad Yusep Gunawan mengungkapkan,  bahwa sebenarnya ada tiga pelaku yang terlibat dan sudah diamankan.

"Tiga tersangka, AX (21) merupakan kekasih dari NB (25). Saat ini AX masih di kalimantan karena belum vaksin jadi belum bisa saya bawa kesini. Sedangkan peran NH (29) menyuplai obat dan membantu melaksanakan proses aborsi di salah satu hotel di Surabaya Timur", ujar Yusep, Senin (6/9/21).

BACA JUGA : Berhasil Masuk PPKM Level 2, Parpol Se-Surabaya Apresiasi Kinerja Eri Armuji

Usai mengaborsi janinnya dengan menggunakan obat - obatan baik dikonsumsi secara oral maupun langsung dimasukan ke rahim, NB dibantu dengan NH membuang janin yang baru berusia 5 bulan ke dalam kloset hotel.

"Dibuang ke kloset hotel dan ditemukan oleh petugas kebersihan di Septic Tank", ungkap Yusep didampingi Kompol Mirzal Maulana selaku Kasatreskrim Polrestabes Surabaya yang baru

Lebih lanjut kata Yusep, Setelah mendapatkan informasi adanya pembuangan janin bayi, anggotanya langsung bergerak melakukan penyelidikan, dan mengamankan NH dan NB. Dalam waktu 14 jam polisi berhasil mengamankan NB di Hotel Dewarna jalan Letjend Sutoyo Malang dalam kondisi lemas.

Selain mengamankan para tersangka, dalam penangkapan itu polisi juga menemukan berbagai obat penggugur kandungan dan pakaian yang terdapat noda darah dari NB.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Tersangka dijerat dengan pasal 77A jo. Pasal 45A Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman kurungan 10 tahun penjara.

Penulis:

Baca Juga