Polres dan Pemda Matim Terus Perangi COVID-19

Kendaraan Water Cannon dari Polres Manggarai Timur, digunakan untuk menyemprot cairan disinfektan. Dok. Istimewa.
Kendaraan Water Cannon dari Polres Manggarai Timur, digunakan untuk menyemprot cairan disinfektan. Dok. Istimewa.

Manggarai Timur, Akuratnews.com - Pemerintah telah menetapkan COVID-19 sebagai wabah atau jenis penyakit dengan faktor berisiko tinggi yang mengancam keselamatan hidup manusia.

Mengatasi dampak wabah tersebut, Polres bersama Pemda Manggarai Timur (Matim) terus perangi COVID-19 dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara berkala di beberapa area publik.

Penyemprotan cairan disinfektan pertama kali dilakukan oleh Dinas Perhubungan Matim di kawasan terminal kota Borong, Minggu (22/3/2020).

Selanjutnya, penyemprotan berkala mulai dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan COVID-19 Matim. Mulai dari pusat pemerintahan Matim di Lehong, SPBU, Kantor Perbankan, dan area publik lainnya.

Memasuki pekan kedua, penyemprotan cairan disinfektan kembali dilakukan. Beberapa area publik di Borong, seperti Lehong, Kembur, SD Warat, Polsek Borong, wae Reca, Jati Jawang, Gereja dan Kisol, dengan menggunakan kendaraan kepolisian dari Polres Manggarai Timur, Selasa, (31/3/2020).

Meskipun data COVID-19 dari dinas Kesehatan Matim menujunkan, hingga saat ini Manggarai Timur masih dalam kondisi aman, namun Polres bersama Pemda Matim terus melakukan pendataan dan mengecek kesehatan masyarakat yang keluar masuk wilayah perbatasan Manggarai Timur.

Pendataan dan pengecekan itu dilakukan pada Empat titik Posko TRC. Mulai dari Posko Jembatan Gongger, Posko Mano, Kecamatan Pocoranaka, Posko Kecamatan Borong dan Posko Waelengga. Empat titik tersebut merupakan gerbang utama akses keluar masuk wilayah Manggarai Timur.

Dalam beberapa kesempatan, Bupati Manggarai Timur Andreas Agas dan Kapolres Manggarai Timur AKBP Nugroho AS mengimbau, masyarakat yang baru saja pulang dari daerah terpapar COVID-19 agar segera melaporkan diri kepada TRC COVID-19 Matim untuk diberi pelayanan kesehatan. Upaya itu dilakukan untuk menekan potensi penyebaran virus.

Selain itu, Polres Manggarai Timur, dalam beberapa hari terakhir tidak segan untuk membubarkan kegiatan warga di area publik.

Penulis: Yohanes Marto

Baca Juga