Dugaan Investasi Bodong KSP Indosurya

Polri Diminta Seriusi, Presiden Diharap Perhatiannya

Jakarta, Akuratnews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta memberi perhatian terkait kasus dugaan investasi bodong yang merugikan 5.000-an nasabah Koperasi Indosurya.

Seperti diketahui, pimpinan KSP Indosurya, Henry Surya sudah sejak April 2020 menjadi tersangka gagal bayar dana senilai Rp14 triliun di perusahaan itu, namun kasusnya mandek di Polri.

Kuasa hukum nasabah Indosurya, Alvin Lim terus mengingatkan institusi Polri yang lamban memproses kasus yang merugikan masyarakat itu.

Kritik keras dari Alvin Lim ini semata-mata adalah harapan dari masyarakat agar Polri serius menjalankan tugasnya hingga dana yang diduga disalahgunakan KSP Indosurya dapat dikembalikan kepada seluruh nasabah.

"Saya katakan sampai hari ini, janji dan motto Kapolri dalam fit dan proper test, belum sesuai dengan kenyataan. Berdasarkan bukti dan realitas, Polri tidak kunjung bersikap terhadap tersangka Henry Surya, otak kasus pidana gagal bayar kopersi Indosurya," ujar Alvin Lim di Jakarta, Senin (1/2).

Korban D dan H sendiri sudah berkali-kali menanyakan status tersangka Henry Surya dan kepastian hukum kepada lawyer yang kemudian bertanya ke penyidik dan atasan penyidik, namun belum ada jawaban dari Polri.

"Ada apa ini, kok Polri tidak memproses kasus dan status Henry Surya? Saya punya bukti screen capture WA dari korban dan pelapor menanyakan ke penyidik dan atasan penyidik dan tidak dijawab," kata Henry.

Tak pernah dijawabnya pertanyaan ini memunculkan pertanyaan soal transparansi Polri.

Alvin pun berharap Presiden Jokowi segera mengambil langkah tegas dan segera mencopot oknum-oknum aparat kepolisian yang takut pada kriminal kerah putih.

"Bapak Presiden Joko Widodo yang bijaksana, saya Alvin Lim selaku kuasa hukum para korban Indosurya dan investasi bodong lainnya sudah menunjukkan dan membuktikan bagaimana hukum tumpul ke atas," ucapnya.

Ia berharap presiden bersikap tegas dengan memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera menahan Henry Surya dan melimpahkan berkasnya ke kejaksaan agar dapat kepastian hukum.

"Adili tersangka Henry Surya, apabila tidak bersalah, maka pengadilan bisa melepaskan. Tapi apabila terbukti bersalah hukum seberatnya. Sudah banyak korban meninggal, sakit dan krisis keuangan karena perbuatan tersangka Henry Surya," ucap Alvin.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga