Populasi Sapi IB Lebihi Target, Program Unggulan Pemda Sinjai Terwujud

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA), SH.,LLM saat melakukan pencanangan program Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik. /Ashari/ARAH KATA
Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA), SH.,LLM saat melakukan pencanangan program Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik. /Ashari/ARAH KATA

Sinjai, Akuratnews.com - Meski masih dalam pandemi Covid-19, Bupati Andi Seto Asapa (ASA) dan Wakil Bupati Hj. Andi Kartini Ottong tetap fokus dalam mewujudkan visi dan misi Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan

Salah satunya di sektor peternakan dalam meningkatkan populasi dan produksi sapi melalui program Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik.

IB ini merupakan salah satu program unggulan Pemda Sinjai, yang dilaksanakan sejak awal kepemimpinan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) dan Wakil Bupati Hj. Andi Kartini Ottong.

Program ini juga sejalan dengan program dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian yaitu program sapi atau kerbau komoditas andalan negeri atau ‘Sikomandan’.

Berdasarkan data dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai, realisasi IB di awal tahun 2020 lalu mencapai 7 ribu ekor dari target 6 ribu ekor sapi hingga diakhir tahun.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sinjai, drh. Charidjah mengatakan, program IB tidak berpengaruh dengan adanya wabah Covid-19, sehingga realisasi hingga diakhir tahun melebihi target.

“Ini menandakan bahwa program IB sangat dibutuhkan warga, meskipun dalam suasana pandemi, sebab melalui kegiatan IB, penyebaran bibit unggul ternak dapat dilakukan dengan murah, mudah, cepat, dan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para peternak,” ungkapnya, Selasa (2/3/2021).

Untuk tahun 2021 ini kata Charidjah, pihaknya tetap menargetkan IB sebanyak 6 ribu ekor sapi dan diharapkan ada kelahiran anak sapi hasil IB sebanyak 2 ribu ekor.

"Kita optimis target ini juga bisa tercapai di tahun 2021, bahkan bisa melebihi dari target," ujarnya.

Lebih jauh dijelaskan, untuk mendapatkan layanan tersebut, peternak bisa menghubungi langsung petugas inseminator yang tersebar di delapan kecamatan. Sapi yang di IB juga akan mendapatkan asuransi ternak secara gratis dari Pemda Sinjai.

Ditambahkan Charidjah, terkait asuransi gratis atau Asuransi Usaha Ternak sapi (AUTS) yang juga merupakan program unggulan Pemda Sinjai, pada tahun 2020 lalu, jumlah sapi yang terdaftar menghampiri angka 10 ribu ekor.

"Dari jumlah 7.500 ekor sapi itu, ada peternak yang membayar asuransinya secara mandiri, sedangkan asuransi gratis yang disiapkan oleh Pemda sebanyak 2 ribu ekor sapi, hanya terealisasi 1.900 ekor," bebernya.

Di tahun 2021 ini, Pemda kembali menyediakan AUTS gratis dengan target meningkat menjadi 4 ribu ekor sapi dengan anggaran yang disiapkan Rp160 juta, sementara AUTS mandiri ditargetkan mencapai 6 hingga 9 ribu ekor sapi.
Sekedar diketahui, premi yang seharusnya dibayar peternak per tahun senilai Rp.200 ribu. Namun, Kementerian Pertanian juga telah mensubsidi sebesar Rp.160 ribu, dengan syarat sapi betina di atas satu tahun.

"Jadi program asuransi ternak ini disubsidi oleh Pemerintah Pusat sebesar Rp.160 ribu per tahun dan sisanya Rp.40 ribu dibayar oleh peternak yang ikut asuransi secara mandiri, tetapi Pemda Sinjai juga menyiapkan program AUTS gratis secara full, karena yang membayarkan itu Pemda Sinjai," tutupnya.

Penulis: Ashari

Baca Juga