Positif Corona Tambah Dua Lagi, Pasien 01 dan 02 Memburuk

Jakarta, Akuratnews.com - Kasus positif virus corona di Indonesia bertambah lagi. Terbaru,  dua kasus positif dialami sepasang suami-istri.

"Berdasarkan hasil lab tadi siang tadi yang merupakan lanjutan dari pemeriksaan yang dilakukan beberapa hari lalu dengan menggunakan PCR dan sudah dikonfirmasi menggunakan pemeriksan Genom Sequencing, ada beberapa kasus positif lagi," kata juru bicara penanganan virus Corona, Achmad Yurianto di kantor KSP, Jakarta, Senin (9/3).

Dijelaskannya, kasus ke 07 yang dialami wanita 59 tahun, kondisinya tampak sakit, ringan, stabil.

"Ia baru kembali dari luar negeri, kemudian beberapa saat menunjukkan gejala," jelas Yurianto.

"Selanjutnya pasien 08 pria 56 tahun. Pasien ini tertular oleh kasus 07 karena memang suami istri. Kondisinya sekarang menggunakan peralatan, infus, oksigen. Karena sebelum contact dengan 07 yang sudah sakit duluan," sambungnya.

Sementara itu, Yurianto mengungkapkan, kondisi dua pasien kasus 01 dan 02 memburuk. Hal ini dipicu kondisi psikologis mereka yang memburuk pasca identitas mereka terungkap di publik.

"Dokter penanggung jawab pasien menyampaikan ke saya bahwa sekarang pasien 01 dan 02 kena beban psikologis akibat identitasnya terpublikasi," ungkap Yurianto.

Menurutnya, terpublikasinya identitas mereka menjadi pukulan berat bagi kedua pasien. Ia menyebut hasil pemeriksaan spesimen kedua pasien hingga hari ketujuh masih positif.

Hal ini membuat pemerintah belum akan menyatakan mereka lepas perawatan. Meski secara klinis, Yurianto mengatakan tidak ada keluhan apa-apa dari kedua pasien.

Publikasi itu, kata Yuri, menjadi semacam hukuman sosial yang membuat keduanya depresi.

"Sekarang mereka agak tertekan dengan itu. Dan ini saya katakan dari awal faktor psikologis akan berpengaruh pada status imunitas seseorang," kata Yurianto.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan kondisi pasien kasus 03 dan 04 yang tak terpublikasi. Yuriantojustru menyebut kondisi keduanya semakin baik, pasca dinyatakan positif terpapar virus Corona. Meski begitu, keduanya juga meminta agar identitas mereka tak diungkap.

"Kami yang harus berkali-kali nyatakan kami memberikan garansi tidak akan mengumumkan namanya, karena mereka takut seperti yang terjadi di pasien 01 dan 02," kata Yurianto.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga