Positif dan Ngamuk Saat Mudik Idul Adha, Keluarga Ini Dikepung Empat Jam

Aceh Barat, Akuratnews.com - Ini kisah nyata dan bukan latihan. Sebuah rumah di desa Gunong Kleng, kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Aceh dikepung puluhan tentara bersenjata lengkap.

Bukan karena rumah tersebut dihuni teroris, perampok atau eks anggota GAM yang kembali berulah, tapi lantaran di rumah ini satu keluarga yang terdiri dari empat orang positif Covid-19 mengamuk dan menolak dievakuasi.

Setelah dikepung empat jam lebih oleh puluhan aparat keamanan dari TNI dan Polri yang bersenjata, akhirnya sekeluarga ini baru mau di dievakuasi.

Sebelumnya, keluarga yang datang dari Jakarta Timur ini sempat mengamuk saat hendak dijemput petugas. Mereka tidak percaya dengan hasil swab dirinya yang dinyatakan positif Covid-19.

Puluhan personel TNI pun didatangkan dari Batalyon 116 Garda Samudra dibantu polisi bersenjata lengkap ke lokasi. Puluhan aparat ini terpaksa dihadirkan untuk mengevakuasi empat orang yang dinyatakan positif Covid-19 ini.

Upaya evakuasi pun berjalan dramatis mulai dari Jumat (31/7) sore hingga malam. Pasien satu keluarga ini tetap bersikeras menolak dibawa petugas untuk menjalani perawatan medis.

Setalah dibujuk tanpa harus kontak fisik akhirnya satu keluarga yang berjumlah empat orang ini menyerah dan bersedia untuk karantina oleh petugas medis.

Keempat warga yang dinyatakan positif Covid-19 ini terdiri dari ayah, ibu, dan dua anak yang merupakan warga Jakarta Timur yang sedang pulang kampung guna merayakan Idul Adha di Aceh Barat.

“Mereka dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan uji swab oleh Laboratorium PCR Balitbangkes Provinsi Aceh,” kata Mirsal, Koordinator Pencegahan dan Tindakan Hukum Covid-19 Aceh Barat.

Mirsal menambahkan, pihaknya bersyukur akhirnya keluarga ini bersedia dibawa ke rumah sakit.

"Jika pasien terus melakukan perlawanan, kami terpaksa harus melakukan tindakan paksa," ujarnya.

Adanya empat warga yang positif Covid-19 ini juga berdampak pada 21 orang warga sekitarnya yang terpaksa harus menjalani isolasi mandiri sambil menunggu hasil tes swab.

Tes swab ini harus dilakukan lantaran keluarga ini pernah melakukan kontak langsung dengan warga sekitar.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga