Potensi Parkir di Sidoarjo Puluhan Milyar, Pengusaha Terpilih Bakal Girang

Ilustrasi jukir dan Kepala Dishub Sidoarjo, Benny Airlangga Yogaswara.
Ilustrasi jukir dan Kepala Dishub Sidoarjo, Benny Airlangga Yogaswara.

AKURATNEWS - Dari 359 titik lokasi yang telah ditentukan sebagai sasaran pemungutan retribusi parkir di Sidoarjo awal tahun depan, terbilang potensi pendapatan yang dihasilkan mencapai puluhan milyaran rupiah pertahun.

Itu berarti, pengusaha yang dinyatakan lolos seleksi dan terpilih, serta disetujui anggota DPRD Sidoarjo sebagai mitra kerja sama Dinas Perhubungan dalam pengelolaan perparkiran di wilayah daerah ini bakal tersenyum girang.

Pasalnya, menurut dokumen kerangka acuan kerja pelaksanaan pengelolaan perparkiran di Sidoarjo melalui pihak ketiga yang diteken Kepala Dishub, Benny Airlangga, 3 Desember 2021, dipaparkan, berdasarkan hasil kajian potensi parkir yang dilakukan OPD ini pada 2021, pendapatan retribusi yang diperoleh mencapai kisaran Rp98 milyar (non-pandemi) dan Rp68 milyar (pandemi).

"Potensi retribusi parkir itu dihitung sesuai tarif parkir yang diatur dalam Perda 17/2019 tentang penyelenggaraan perparkiran," lanjut isi dokumen.

Kendati demikian, pengusaha terpilih itu pun wajib menjalankan tugas dan tanggung jawabnya selaku mitra kerja sama Dishub mengelola perparkiran.

Diantaranya, merekrut semua jukir yang masuk data base Dishub, melengkapi perangkat jukir (id-card, rompi, jas hujan, peluit dan lampu senter), menyediakan karcis (bukti retribusi parkir) yang diporporasi Badan Pendapatan Daerah atau bentuk bukti lain (Perda 17/2019), memberikan upah minimal dan hak ketenagakerjaan lainnya (Perbup 1/2021), serta menjaga ketertiban dan kelancaran lalu-lintas dengan mematuhi ketentuan tata cara parkir dan berlalu-lintas.***

Penulis: Wachid Yulianto

Baca Juga