PP BAMUSI Minta Masyarakat Tidak Terpengaruh Isu Yang Membelah Bangsa

PP BAMUSI saat menggelar Konpers

Jakarta, Akuratnews.com - Menyikapi kondisi nasional yang agak memanas pada akhir-akhir ini menyangkut isu akan dilaporkannya Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin terkait dengan kasus hukum Basuki T Purnama (Ahok).

Ketua Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia, Prof Dr.Hamka Haq mengatakan, dengan munculnya isu tersebut, tentu akan menggangu hubungan antara KH Ma'ruf Amin dengan PDI Perjuangan, khususnya dengan Batul Muslimin Indonesia (BAMUSI) sebagai ormas sayap PDIP .

Hamka menjelaskan, isu Ahok akan melaporkan Ketua MUI ke Polri tidak benar, dan hanya berita "hoax " .

Dia menyebutkan, jika Ahok juga telah mengklarifikasi soal yang akan dilaporkan Ahok adalah saksi pelapor, bukan saksi ahli (KH Ma'ruf Amin) yang dihadirkan Kejaksaan.

Dia menegaskan, jika dari awal Ahok sebagai kandidat Gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, bersama partai-partai pendukung. Khususnya PDIP bersama kader-kader dari ormas-ormas Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah telah membangun komitmen bersama.

Hal ini dengan dibentuknya Relawan Nusantara (Rela NU) dan Relawan Matahari Jakarta (RMJ), maka sangat mustahil jika kami berbuat melecehkan martabat dan kehormatan KH Ma'ruf Amin. Bahkan dari pihak Ahok sudah meminta maaf kepada Ketua MUI tersebut," kata Hamka, di Kantor PP BAMUSI di Jakarta, Jumat (3/2/2017).

Lanjutnya, pihak ormas-ormas Islam NU dengan Muhammadiyah dengan PDI Perjuangan bersama BAMUSI sebagai sayap PDI Perjuangan yang didalamnya duduk sebagai unsur Pembina seperti Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, sebagai simbol kebersamaan .

Ia juga mengungkapkan, berita hoax soal mengenai pelecehan terhadap pribadi KH Ma'ruf Amin, "Isu tersebut sengaja dimunculkan oleh pihak-pihak yang menghendaki rusaknya hubungan antara PDIP bersama BAMUSI di satu pihak dengan Nahdatul Ulama yang selama ini sudah terjalin dengan baik," ungkapnya.

Pengurus Pusat BAMUSI juga menghimbau agar masyarakat tidak terpengaruh dengan berita-berita dan isu -isu yang beredar yang belum tentu benar, sehingga akan memperbelah persatuan bangsa.

Selain diikuti, Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia
Prof Dr. Hamka Haq, hadir juga Supriadi Djae (Ketua Relawan Matahari Jakarta/RMJ), Taufik Damas (Ketua Relawan Nusantara/ RelaNU).

(Agus)

Penulis:

Baca Juga