PPKM Darurat, Pemkot Depok Kini Larang Warga Gelar Hajatan

AKURATNEWS.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kini melarang warganya mengelar hajatan saat PPKM Darurat. Aturan itu dikeluarkan pasca Lurah di Depok mengelar hajatan dan melanggar aturan PPKM Darurat.

"Resepsi pernikahan dilarang. Tidak hanya itu, acara khitanan juga dilarang selama penerapan PPKM Darurat," ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Minggu, (11/7).

Peraturan yang berlaku sebelumnya untuk resepsi pernikahan diperbolehkan namun dibatasi jumlahnya hanya 30 orang dan khitanan 20 orang.

Namun, dalam ketentuan yang baru saat ini sudah tidak diperbolehkan lagi. Surat Keputusan Wali Kota Depok nomor 443/280/Kpts/Dinkes/Huk/2021 tersebut terdapat dua aturan baru yang diberlakukan mulai 10 hingga 20 Juli 2021.

SK Wali Kota Depok ini sebagai tindak lanjut Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Penyakit Coronavirus 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Sebelumnya Lurah di Depok sepat viral di sosmed lantaran aksi nekat mengelar hajatan pada hari pertama PPKM Darurat berlaku di Depok.

Lantaran dinilai lakukan pelanggaran, Pemkot Depok telah berikan sanksi berupa pencopotan dari jabatan Lurah Pancoranmas melalui Surat Keputusan Wali Kota Depok nomor 862/KEP1721/BKPSDM/2021 diterbitkan 8 Juli 2021, tentang Penjatuhan Hukuman Disiplin Berupa Pembebasan Dari Jabatan atas nama Suganda.

Penulis:

Baca Juga