Sarana Belajar Online Masih Jadi Masalah

PPLIPI Tebar Seribu HP Untuk Anak Bangsa

Jakarta, Akuratnews.com - Menyikapi kesulitan siswa yang masih kesulitan menjalani pembelajaran online, Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) menggelar Program 1.000 HP Untuk Anak Bangsa.

Program ini resmi diluncurkan Senin (26/10) oleh Ketua Umum PPLIPI, Indah Suryadharma Ali di Yayasan Perguruan Islam As-Syafiyah, Tebet, Jakarta Selatan.

"Untuk perdana, kita bagikan 50 HP dan kuota internetnya selama dua bulan untuk perwakilan sekolah di lima wilayah DKI Jakarta. Nantinya bertahap kita tambah," ujar Indah Suryadharma Ali di sela-sela pembagian HP bagi siswa perwakilan dari lima wilayah DKI Jakarta.

Dijelaskannya, latar belakang program ini memang didasari banyaknya siswa yang kesulitan akan sarana belajar secara online lantaran memang tak memiliki HP atau keterbatasan kepemilikan HP.

"Ada siswa yang di rumah hanya punya satu HP dipakai bersama oleh keluarga. Jadi siswa ini kadang kesulitan untuk bisa mengerjakan tugas," ujar Indah.

Hal ini dibenarkan oleh Syafitri Nuraini, siswi SMP Cempaka, Jakarta Pusat. Ia mengaku harus bergantian menggunakan HP dengan anggota keluarganya yang lain saat belajar via online.

"Jadinya sering terlambat mengerjakan tugas dan membuat nilai saya turun," ujar Syafitri.

Sang guru yang mendampinginnya pun membenarkan jika banyak murid yang tertinggal pelajarannya lantaran harus bergantian menggunakan HP dengan anggota keluarganya yang lain.

"Ada yang baru bisa belajar setelah ayahnya yang pengemudi ojek online pulang siang atau sore harinya," ujar wali kelas Syafitri.

PPLIPI, ujar Indah pun mengaku prihatin dengan sejumlah kejadian miris yang menimpa anak-anak imbas dari ketidaktersediaan HP dan kuota internet bagi proses belajar online.

"Kita juga minta PPLIPI di daerah untuk ikut melakukan program ini. Apalagi di daerah lebih terbatas sarana dan sinyal internet," pungkas Indah.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga