Prabowo Maupun Jokowi Berkomitmen Perbaiki Masalah di Sektor Lingkungan Hidup

Jakarta, Akuratnews.com - Kedua calon presiden, Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto sepakat untuk memberantas pencemaran lingkungan yang terjadi di Indonesia.

Prabowo kali ini tidak mau diadu lagi dengan Jokowi karena keduanya memiliki visi yang sama di bidang lingkungan hidup.

Hal itu disampaikan kedua capres dalam segmen keempat Debat Capres 2019 putaran kedua. Awalnya, moderator debat memutarkan video masih adanya 8 juta hektare lubang tambang pada 2018 yang belum dieksplorasi.

Kemudian, moderator meminta para kandidat untuk membeberkan strategi mereka mengatasi hal tersebut.

Prabowo mengatakan, persoalan tersebut telah terjadi selama bertahun-tahun. Prabowo menilai persoalan ini seolah menjadikan negara telah dikooptasi oleh perusahaan swasta.

Dia pun menilai masalah ini dapat dianggap sebagai kolusi, di mana ada kerja sama antara pejabat pemerintah dengan perusahaan swasta besar. "Akhirnya dia lolos, tidak akan ditindak," kata Prabowo di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/02/2019).

Prabowo merasa prihatin dengan masalah tersebut. Untuk itu, Prabowo menilai dibutuhkan pemerintah yang tegas dan berani menindak para perusahaan pencemar lingkungan tersebut.

Ketua Umum Gerindra itu menilai pemerintah bisa mengejar para perusahaan pencemar lingkungan yang sudah tidak berada di Indonesia melalui jalur kerja sama internasional, misalnya lewat Interpol.

"Kalau seandainya saya memimpin, saya cari jalan mengatasi ini," kata Prabowo.

Menanggapi pernyataan Prabowo, Jokowi menyebut pemerintah telah berusaha melakukan penegakan hukum. Salah satunya melalui kerja sama dengan KPK melalui Gerakan Penyelamatan Sumber Daya Alam (SDA) sejak 2015.

Selain itu, Jokowi menyebut sudah ada upaya penghutanan kembali terkait tambang-tambang yang dieksploitasi. Hal itu seperti terlihat di tambang Bukit Asam.

"Hampir sebagian besar (tambang Bukit Asam) sudah dihutankan kembali," kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi menyebut beberapa tambang sudah melakukan reklamasi kembali. Dia mencontohkan, reklamasi itu dapat berbentuk pantai wisata dan kolam ikan besar.

Petahana mengakui jika masih ada beberapa bekas tambang yang belum direklamasi. Hanya saja, dia meyakini hal itu bisa diselesaikan satu per satu dengan pengawasan dari pemerintah daerah serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). "Sekali lagi bukan pekerjaan mudah, tapi itu bisa dikerjakan," kata Jokowi.

Mendengar jawaban Jokowi, Prabowo menyebut dirinya dan petahana sama-sama memiliki komitmen dalam memberantas pencemaran lingkungan. Karenanya, Prabowo merasa tak perlu lagi berdebat terkait isu tersebut.

"Kalau tidak ada terlalu banyak perbedaan, untuk apa kita ribut lagi?" kata Prabowo. (Red)

Penulis:

Baca Juga