Prancis Ancam Pidanakan Warganya Yang Marah Soal Karikatur Nabi Muhammad SAW

Paris, Akuratnews com - Sepertinya, Prancis semakin keras menekan warga muslim di negaranya pasca terbunuhnya Samuel Paty, guru sekolah yang menampilkan karikatur Nabi Muhammad SAW di sekolah.

Hal itu tercermin dari pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prancis, Gerald Darmanin. Ia memperingatkan jika orang tua murid dapat terkena dakwaan pidana jika marah pada guru yang menunjukkan karikatur Nabi Muhammad dalam pelajaran kepada anak-anak mereka.

"Para orang tua yang mendatangi seorang guru untuk memberitahu mereka agar berhenti mengajar kartun yang dilindungi kebebasan berbicara, besok itu akan menjadi kejahatan. Pelanggaran," ujar Darmanin saat wawancara dengan Eropa 1, Sabtu (21/11).

“Mereka bisa menghadapi tuntutan, bahkan deportasi,” imbuh Darmanin.

Dia menambahkan, seorang hakim dapat berkata, 'Jika Anda adalah orang asing yang melakukan kejahatan ini, Anda dapat meninggalkan negara ini.'"

Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron berjanji menindak apa yang dia sebut, 'separatisme Islam' untuk mempertahankan nilai-nilai sekuler Prancis.

Macron berpendapat bahwa kartun kontroversial itu harus dipertahankan atas dasar kebebasan berbicara.

Namun, para pengkritik menuduh Macron secara politik mengeksploitasi serangan teror baru-baru ini, mengadopsi wacana sayap kanan populis tentang Muslim dalam upaya menarik dukungan pemilih sayap kanan.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga