Presiden Jokowi Diminta Cabut Izin Usaha dari Orang yang Terlibat Mafia Migor

Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) dan Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR- MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis 19 Mei 2022.
Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) dan Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR- MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis 19 Mei 2022.

AKURATNEWS - Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) dan Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR- MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis 19 Mei 2022.

Kedua elemen massa itu membawa tuntutan pembatalan undang-undang cipta kerja dan penurunan harga sembako.

Presiden PPMI, Daeng Wahidin meminta kepada Presiden Jokowi untuk mencabut izin usaha dari orang yang terlibat dengan mafia minyak goreng.

"Mencabut izin usaha perusahaan yang terlibat dengan mafia minyak goreng sekarang juga," kata Daeng dalam orasinya di depan Gedung DPR- MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis 19 Mei 2022.

Ia juga meminta Jokowi untuk memerintahkan pihak polisi mengusut tuntas perkara mafia minyak goreng.

"Dan minta polisi untuk menjebloskan mafia ke penjara karena udah menyusahkan rakyat. Jika Jokowi tidak bisa, maka Jokowi harus turun dari jabatan," tegas Daeng.

Sementara, massa aksi unjuk rasa juga menuntut Presiden Joko Widodo untuk mundur yang ditunjukkan melalui aksi membentangkan spanduk berisi tuntutan mereka.

"Turunkan sembako terus Jokowi mundur," ujar Presidium Gerakan Perempuan Peduli Anak Cucu (Gepprakc) Menuk Wulandari di sela-sela aksi unjuk rasa.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Azril Ramadhansyah
Editor: Ahyar

Baca Juga