Sidang Majelis Umum ke-75 PBB

Presiden Jokowi Minta PBB Responsif

Bogor, Akuratnews.com - Di Sidang Majelis Umum ke-75 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan agar PBB mereformasi diri agar mampu responsif menyelesaikan tantangan global.

Semua negara anggota PBB dikatakannya memiliki tanggung jawab untuk memperkuat PBB.

"PBB harus senantiasa berbenah diri, melakukan reformasi, revitalisasi, dan efisiensi. PBB harus dapat membuktian bahwa multilateralism delivered, termasuk pada saat terjadinya krisis. PBB harus lebih responsif dan efektif dalam menyelesaikan berbagai tantangan global," ujar Jokowi saat Sidang Umum ke-75 PBB secara virtual, Rabu (23/9).

"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memperkuat PBB agar PBB tetap relevan dan semakin kontributif sejalan dengan tantangan zaman," tambahnya.

Jokowi menegaskan, PBB bukanlah sekadar gedung yang berdiri di kokoh di Kota New York, Amerika Serikat. PBB, kata Jokowi, adalah sebuah cita-cita untuk mewujudkan perdamaian dunia.

"PBB bukanlah sekadar sebuah gedung di kota New York, tapi sebuah cita-cita dan komitmen bersama seluruh bangsa untuk mencapai perdamaian dunia dan kesejahteraan bagi generasi penerus. Indonesia memiliki keyakinan yang tidak tergoyahkan terhadap PBB dan multilateralisme dan multilatealisme adalah satu-satunya jalan yang dapat memberikan kesetaraan," tuturnya.

Selain itu, PBB juga harus memerkuat kepemimpinan kolektif global. Meskipun tiap negara selalu memperjuangkan kepentingan nasionalnya, namun negara tersebut juga memiliki tanggung jawab untuk menciptakan perdamaian dunia.

"Di sinilah dituntut peran PBB untuk memperkokoh collective global leadership. Dunia membutuhkan spirit kolaborasi dan kepemimpinan global yang lebih kuat untuk mewujudkan dunia yang lebih baik," pungkasnya.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi
Photographer:Kemenlu

Baca Juga