Prihal Paskibra, HMI Sumut : Pak Bupati Malu Dong !

Labuhanbatu - Akuratnews.com - Seleksi pasukan pengibar bendera (Paskibra) Kabupaten Labuhanbatu menyisakan cerita pahit. Seorang calon anggota pengibar bendera terpaksa didepak oleh anak yang diduga kuat anak seorang Bupati di sana.

Dari informasi dihimpun, Selasa (13/8/2019), anak sang Bupati itu diduga tak mengikuti seleksi seperti calon anggota Paskibra lainnya. Parahnya, Koko Hardiansyah yang lolos jadi anggota Paskibra terpaksa dikorbankan demi meloloskan anak Sang Bupati tersebut.

Kabar ini telah ramai diperbincangkan, khususnya di jagat media sosial. Netizen pun banyak menggunjing kasus tersebut.

“Pak Bupati, malu dong. Sebagai pemimpin anda harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, apalagi ini berkaitan dengan generasi bangsa,” ungkap Ketua Umum Badko HMI Sumut M Alwi Hasbi Silalahi.

Melihat seorang anak yatim yang tak lolos itu, Hasbi mendorong DPRD Labuhanbatu bisa turun tangan terkait hal ini. Paling tidak, segera memanggil Plt Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe kepada wartawan di Medan, kemarin.

“Kita dorong wakil rakyat segera menggunakan hak-haknya terkait persoalan publik ini. Bila memungkinkan dan ditemukan unsur pelanggaran hukum, segera interpelasi Bupati Labuhanbatu,” tegas Hasbi.

Hasbi juga mendorong peran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) segera menindaklanjuti persoalan Paskibra Labuhanbatu tersebut.

“Paskibra ini berkaitan dengan Kemenpora. Kita dorong Menpora Imam Nahrawi memperhatikan kasus ini,” tegasnya.

Dalam sebuah video beredar, Plt Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi mengatakan anaknya mengikuti proses seleksi Paskibra Labuhanbatu.

“Namun tidak semua proses diikutinya. Saya bukan mengatakan anak saya ini bandel, tapi saya meyakini anak saya ini termasuk anak yang berprestasi,” kata Andi Suhaimi.

Namun faktanya, dalam daftar nama-nama siswa/siswi yang ikut seleksi Paskibra Labuhanbatu, tidak ditemukan nama anak sang Bupati.

Penulis: M Najib
Editor: Helmi Sidik Purnomo

Baca Juga