Video Provokasi People Power

Pro Jomac Laporkan Eggi Sudjana ke Bareskrim Mabes Polri

Sekjen DPP Pro Jomac Jimmi Fritsonda (kiri) dan Ketua Bidang Hukum Pro Jomac Dr. Suriyanto SH.MH M.Kn (kanan).

Jakarta, Akuratnews.com - Pengacara senior, Eggi Sudjana kembali dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri. Kali ini yang melaporkan adalah Tim Relawan Pro Jokowi-Ma'ruf Amin Center (Pro JOMAC) yang diwakili oleh Sekjen DPP Pro Jomac Jimmi Fritsonda dan Ketua Bidang Hukum Pro Jomac Dr. Suriyanto SH.MH M.Kn.

Dalam keterangan pers-nya, Pro Jomac menyebut, Eggi Sudjana dilaporkan terkait dengan beredarnya video yang dianggap Pro Jomac memprovokasi dan dapat menyebabkan keresahan di masyarakat.

Laporan diterima Bareskrim Mabes Polri dalam surat tanda terima laporan, Nomor : STTL/266/IV/2019/BARESKRIM, serta laporan polisi nomor: LP/B/039/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019, .

Pro Jomac mengungkapkan, dalam video itu, Eggi Sudjana yang merupakan anggota Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), dituduh telah mengeluarkan pernyataan yang dinilai berpotensi memecah belah persatuan dan sikap permusuhan sesama anak bangsa.

Menurut Pro Jomac, Eggi mengatakan, gerakan people power tidak membutuhkan izin dari aparat. Eggi juga dituduh telah memberikan penekanan bahwa rencana people power itu akan terlaksana jika mereka menemukan bukti-bukti kecurangan dalam pemungutan suara nanti. Sebaliknya, Eggi berjanji tak akan ada mobilisasi massa apabila tak ada kecurangan.

Dalam video itu, Pernyataan Eggi dilontarkan di hadapan Relawan Prabowo-Sandi. “Insya Allah setelah diumumkan resmi, apakah ada kecurangan serius? Kekuatan people power mesti dilakukan. Setuju? Berani?,” kata Eggi, bertanya ke pendukung Prabowo-Sandi.

“Kalau people power terjadi, tak perlu ikut-ikut mekanisme, karena sudah kedaulatan rakyat,” lanjut Eggi.

Dalam pandangan Pro Jomac, Pernyataan yang dilontarkan Eggi Sudjana ini bertentangan dengan apa yang disampaikan Capres Prabowo Subianto. Sebab Calon Presiden no 2 ini justru meminta para pendukung dan relawannya untuk tidak terpancing dan tidak bersikap emosional, tapi tetap menjaga dan mengawasi di setiap TPS dan Kecamatan.

Karena dinilai dapat berpotensi memecah belah anak bangsa itulah Pro Jomac secara resmi melaporkan Eggi Sudjana ke Bareskrim Mabes Polri.

Penulis:

Baca Juga