Pro Kontra Hukuman Mati, Apakah Mampu Membuat Efek Jera?

Pro Kontra Hukuman Mati, Apakah Mampu Membuat Efek Jera?
Pro Kontra Hukuman Mati, Apakah Mampu Membuat Efek Jera?

Lima metode eksekusi yang berbeda juga digunakan pada tahun 2020. Metode yang paling umum adalah menggantung dan menembak, yang digunakan di 15 negara berbeda.

Injeksi mematikan adalah metode eksekusi yang paling banyak digunakan di Amerika Serikat, tetapi beberapa negara bagian mengizinkan metode lain, termasuk penyetruman, kamar gas, gantung dan regu tembak. Pemenggalan kepala dengan pedang adalah bentuk eksekusi utama di Arab Saudi.

Efek jera

Amnesty International menyatakan, tidak ada bukti yang meyakinkan bahwa hukuman mati memiliki efek jera yang unik dibanding penghukuman lainnya.

Statistik dari negara-negara yang telah menghapus hukuman mati menunjukan bahwa ketiadaan hukuman mati tidak menghasilkan peningkatan angka kejahatan di mana sebelumnya dikenai hukuman mati, termasuk kejahatan-kejahatan terkait narkotika.

Amnesty International dalam pernyataanya menentang penerapan hukuman mati bagi semua kasus di segala kondisi dan menganggap merupakan pelanggaran hak atas hidup, yang diakui oleh Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, dan merupakan penghukuman yang paling kejam, tidak manusiawi dan merendahkan martabat manusia.

Lebih dari itu, hukuman mati juga memberikan dampak negatif bagi keluarga yang ditinggalkan. Oleh karenanya beberapa kali peringatan tersebut menyoroti kondisi para keluarga dari terpidana mati.

Pada peringatan ke-17 tahun 2019, misalnya, Hari Internasional Menentang Hukuman Mati, menyoroti tantangan yang dihadapi anak-anak dari orang tua yang dihukum mati.

Sedangkan setahun sebelumnya, Hari Internasional Menentang Hukuman Mati mengangkat soal meningkatkan kesadaran tentang kondisi yang tidak manusiawi dari orang yang akan dijatuhi hukuman mati.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Hanifa B

Baca Juga