oleh

Produksi Kakao Gorontalo Meningkat

Gorontalo, AkuratNews.com – Pada Selasa 31 Juli 2018,  telah diadakan Workshop Pembelajaran dan Temu Stakeholder Program Produksi Kakao Berkelanjutan (SCPP) di Bappeda Provinsi Gorontalo.

Ariyanto Husain, Kabid Ekonomi Bappeda Provinsi Gorontalo menyatakan bahwa lewat program ini para petani Kakao di Gorontalo, bisa merasakan perbaikan hasil kakao baik peningkatan harga maupun perbaikan kualitas, pasar tersedia,  dan yang terpenting sekarang mereka jadi lebih bersemangat dalam berkebun kakao.

Program Produksi Kakao Berkelanjutan (SCPP) diselenggarakan atas kerjasama dengan Swisscontact, sebuah koalisi publik-swasta untuk mengembangkan sektor kakao berkelanjutan di Indonesia. Swisscontact menandai akhir kegiatan lapangan dan intervensinya di Provinsi Gorontalo pada 31 Juli 2018.

Proyek yang telah dijalankan di Pohuwato sejak Maret 2017 sampai Juli 2018 dengan pencapaian sebanyak 1.625 petani mendapat pelatihan dalam budidaya kakao yang terbaik. Kemudian sebanyak 875 keluarga mendapat pembinaan dalam pengelolaan gizi keluarga. Bukan hanya itu saja. dalam pengelolaan lingkungan, program SCPP ini telah menjangkau 1.570 peserta dan terkait pengelolaan bisnis dan usaha, menjangkau 1.621 peserta.

SCPP sendiri merupakan program yang berasal dari mandat dari Sekretariat Negara Swiss Bidang Ekonomi dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. “Program ini telah menyaksikan kemajuan sektor kakao Indonesia selama pelaksanaannya bersama-sama pemerintan daerah dan para pemangku kepentingan. Selesainya kegiatan disini  bukanlah sebuah akhir. Swisscontact akan terus meneruskan bantuan teknik berkelanjutan di Indonesia. Terima kepada mitra lokal dan dukungan pemerintah terhadap upaya kami  meningkatkan penghidupan para petani” dikatakan Ross Jaax, Direktur SCPP di Jakarta. 

Sebagai dampak pelaksanaan program, petani cokelat di Provinsi Gorontalo mampu meningkatkan panen kakao rata-rata sebesar547,1 kg setiap tahun yang turut mendongkrak  pendapatan rumah tangga mereka sekitar Rp 10.739.225/tahun. Komitmen lainnya dari projek ini adalah mengurangi emisi efek gas rumah kaca (Gas Green House/ GHG) sebesar 23% dari seluruh area Program.

Semua pencapaian SCPP selanjutnya akan diupayakan keberlanjutannya oleh pemerintah setempat dan industri kakao lokal. SCPP membangun kapasitas dengan melatih 10 penyuluh pertanian di seluruh Provinsi Gorontalo untuk menjadi Pelatih Utama budidaya kakao. Selain itu, kini mitra swasta bisa berhubungan langsung dengan petani yang didampingi, dan akan terus memberi mereka akses pasar yang lebih baik ke produk domestik dan internasional, memastikan mereka menerima harga terbaik di pasar.

Didirikan tahun 1959, Swisscontact menciptakan peluang bagi orang-orang untuk meningkatkan kondisi kehidupan mereka sebagai hasil dari upaya mereka sendiri. Fokus dari intervensi sistemik di sektor swasta adalah penguatan rantai nilai lokal dan global. Melalui proyek-proyeknya, Swisscontact berusaha menguatkan akses ke pelatihan profesional, mempromosikan kewirausahaan lokal, menciptakan akses ke layanan keuangan dan mendukung penggunaan sumber daya secara efisien dengan tujuan meningkatkan peluang pekerjaan dan pendapatan. Di Indonesia, dimana Swisscontact telah bekerja selama 44 tahun. (Lukman Hqeem)

Komentar

News Feed