‘Prof Andalan’ Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif Nurdin Abdullah (rompi orange). /ist/Ashari/AKURATNEWS.

AKURATNEWS - Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif Nurdin Abdullah (NA) divonis 5 tahun penjara dan denda Rp500 juta atas kasus suap dan gratifikasi dari sejumlah kontraktor proyek di Sulawesi Selatan.

Dalam pembacaan putusan yang ditayangkan secara live streaming youtube KPK RI ini, majelis hakim memvonis 'Prof Andalan' akronim NA lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni 6 tahun penjara.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun dan pidana denda Rp500 juta," kata Ketua Majelis Hakim Ibrahim Palino dalam sidang di Pengadilan Tipikor Makassar, Senin (29/11/2021) malam.

Tak hanya itu, mantan Bupati Bantaeng dua periode tersebut diganjar pencabutan hak dipilih dari jabatan publik selama 5 tahun.

Ibrahim menjelaskan bahwa terkait denda Rp500 juta, apabila tidak dibayarkan maka akan diganti dengan pidana kurungan tambahan selama enam bulan. Masa hukuman penjara dihitung sejak ditangkap dan ditahan KPK.

Selain itu, hakim juga menjatuhkan pidana tambahan kepada NA berupa pembayaran biaya pengganti sebesar Rp3.187.600.000 dan 350 Dolar Singapura (SGS).

"Ketentuannya apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti dalam waktu 1 bulan setelah putusan memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta benda terpidana disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti," kata hakim.

"Dalam hal terdakwa tidak mempunyai harta yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka dijatuhi penjara selama 10 bulan," tambahnya. ***

Penulis: Ashari

Baca Juga