Profesi Tak Biasa Novita Emilda Yang Tak Surutkan Sisi Lain Dirinya

AKURATNEWS - Siapa sangka, sosok wanita cantik yang kalem ini ternyata punya profesi yang jauh dari apa yang selama ini digeluti wanita pada umumnya.

Dibalik senyum manisnya ini, ternyata ia menggeluti bidang industri powerplant, konstruksi dan start up-nya. Sebuah profesi yang tak biasa dijalankan wanita pada umumnya.

"Barang kita dari China dan biasa suplai ke PT Indonesia Powerplant, PT JCB. Untuk konstruksinya, kita biasa mengerjakan proyek-proyek PLN," ujar Novita Emilda, President Director PT Duta Topkey Energi di Jakarta, baru-baru ini.

Profesi ini dijalankan oleh Novita bersama sang suami yang berasal dari China. Menariknya, profesi ini juga terkait dengan hubungan pribadinya dengan sang suami.

"Perusahaan ini kan juga mas kawin pernikahan kami," ungkap ibu dua anak ini.

Tentu saja profesi ini membuat kesibukan Novita bertambah. Sebagai pengusaha, ia harus banyak memonitor pekerjaannya. Namun sebagai seorang ibu rumah tangga, ia juga harus memperhatikan keluarganya.

"Pekerjaan tentu yang utama dan memang kompleks. Saat bangun tidur sudah disibukan dengan berbagai macam aktifitas. Tanggung jawabnya juga besar karena karyawan banyak, juga klien yang kebanyakan proyek aset negara," ujar wanita asal Minang ini.

Menyeimbangkan antara kesibukan sebagai pengusaha yang sering 'mengawal' aset negara dan perannya sebagai seorang wanita, istri dan ibu yang mengawal sepasang anak ini pun jadi wajib hukumnya bagi Novita.

"Alhamdulilah, bagi waktunya bisa dan penting juga ada waktu luang, terutama untuk anak-anak dan keluarga," ujar Novita lagi.

Novita Emilda, President Director PT Duta Topkey Energi.

Dan yang mungkin menghadirkan rasa kagum kepada wanita lainnya dari diri Novita adalah keinginannya terus menimba ilmu.

Ya.. Novita yang jebolan S-1 Fakultas Ekonomi Universitas Maranatha dan S-2 Manajemen Keuangan Universitas gelar S-3 Research Management Sustainability and Growth Strategy Program di Universitas Binus.

Motivasi untuk terus belajar ini dikatakannya untuk juga memberikan contoh kepada kedua anaknya.

"Kalau kita mau kasih harapan tinggi ke anak, kita juga harus mencontohkan dan tanamkan ke anak bahwa pendidikan itu penting," pungkas wanita yang gemar membaca ini.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga