oleh

Proses Hukum Anggota DPR Lambat, Ronny Kosasih Yuniarto Kecewa

Jakarta, Akuratnews.com – Ronny Kosasih Yuniarto mempertanyakan kelanjutan proses hukum terhadap anggota DPR RI Herman Hery yang ia laporkan beberapa waktu lalu atas kasus dugaan penganiayaan terhadap dirinya.

Melalui kuasa hukumnya Ronny Kosasih pun telah mengirimkan surat kepada Kapolri sebagai upaya agar gelar perkara segera dilaksanakan dan Herman Hery ditetapkan sebagai tersangka.

Hal ini mengingat Herman Hery kembali mencalonkan diri menjadi Caleg Anggota DPR dari NTT.

Selain itu, kuasa hukum juga mengirimkan surat kepada Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI untuk meminta perlindungan hukum sehubungan adanya perkara penganiayaan berat yang mengakibatkan cacat permanen dan trauma para keluarga korban Ronny Yuniarto Kosasih kepada Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI pada Jumat (8/3).

Sebelumya, kuasa hukum telah mengirimkan surat ke banyak instansi salah satunya Kapolda Metro Jaya.

“Kami pesimis dengan Polda Metro Jaya, kasus klien kami sudah 8 bulan. Bulan lalu Herman Hery baru dijadikan saksi, 5 saksi kunci sudah diperiksa dan menunjuk Herman Hery sebagai pelaku. Polda menunggu apalagi untuk menetapkan Hermah Hery sebagai tersangka?” kata Yanuar Bagus Sasmito, kuasa hukum Ronny Kosasih melalui pernyataan tertulisnya, Rabu, (13/03/2019).

Saat dianiaya, Ronny mengaku mengalami luka cukup parah, lebam dan terluka pada bagian kepala, hidung, dan tangan, serta jari mengalami patah. Untuk itu Kuasa Hukum Ronny, Yanuar Bagus Sasmito, meminta aparat hukum berlaku adil dan tidak tebang pilih dalam menangani kasus pidana.

“Padahal terlapor Herman Hery melakukan pengeroyokan di depan polisi pada tahun lalu, sampai saat ini belum terlihat gerakan signifikan dari penegak hukum kepada pihak Herman Hery,” ujarnya.

Ronny dan kuasa hukumnya heran pemberitaan Herman Herry seolah hilang dan tenggelam dari hiruk-pikuk pembicaraan publik setelah sebelumnya sempat booming di media massa.

“Terakhir kami dengar Herman Herry dipanggil oleh penegak hukum. Saya mohon bantuan teman media untuk mengawal proses ini. Saat ini jari klien saya cacat seumur hidup,” pungkasnya.

Jurnalis: Aris
Publisher: Ahmad

Loading...

Komentar

News Feed