Proses Pendekatan Kaum Elit, Rugikan Kaum Marjinal

Jakarta, Akuratnews.com - Tokoh pemuda Doddy Rahmadi Amar mengkritik proses pendekatan kekuasaan yang dilakukan para elit politik terkait Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Febuari 2016.

Menurutnya, proses pendekatan yang dilakukan para penguasa elit sangat merugikan para kaum grassroots atau kaum marjinal. Sebab, bentrokan di kalangan bawah tidak lain imbas dari peran penguasa.

"Pendekatan kaum merjinal tidak ada yang mau tapi yang saya takutkan elit yange bawa itu dan elite itu  yang memaksa masy pada titik itu," ujarnya di Gedung Joeang '45 Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/17).

Ia menjelaskan, pemikiran seperti, siapa yang bisa menguasai ibu kota bisa menguasai negeri ini menjadi acuan pemikiran yang salah yang akhirnya menyeret kaum marjinal.

"Menurut saya pemikiran seperti ini yang menyeret kaum marjinal grass root," jelas adik Boy Rafli.

Selain itu, Overacting yang dilakukan para penguasa seperti terkesan membebankan dan masyarakat lah yang  menjadi korban.

Namun, Ia yakin bahwa, masyarakat Indonesia tidak terlalu tendensius karna pengalaman yang cukup banyak. Sehingga, tau mana yang baik mana yang tidak baik mana yang keras mana yang tidak keras.

"Saya pikir kalau dikembalikan pada diri masing masing buat apa ribut ribut," paparnya.

Disatu sisi, Ia juga mengomentari ambil andil anak muda dalam pesta demokrasi ini yang menurutnya. Pemahaman demokrasi anak muda sekarang sudah mulai paham demokrasi.

"Menurut saya sampai saat ini masih aman aman saja. Walaupun yang pihak hukum yang menyampaikan kondusif atau tidak kondusif," tutupnya. (Fajar)

Penulis:

Baca Juga